Contact Information

Alamat: Komplek Rumah Susun Petamburan Blok 1 Lantai Dasar, Tanah Abang - Jakpus 10260

We're Available 24/ 7. Call Now.
Indonet Operasikan Jalur Fiber Optik Ketiga di Bekasi-Karawang
SHARE:

Jakarta — PT Indointernet Tbk. atau Indonet resmi mengoperasikan jalur ketiga jaringan fiber optik bawah tanah. Langkah ini bertujuan memperkuat keandalan konektivitas di sektor industri dan data center di kawasan Bekasi-Karawang.

Dengan beroperasinya jalur baru tersebut, total panjang jaringan fiber optik bawah tanah Indonet meningkat sekitar 141 persen. Peningkatan ini dibandingkan dengan periode sebelum tahun 2024 lalu.

Direktur Operasional Indonet, Agus Ariyanto, menyatakan tambahan serat optik ini menjaga performa sistem transmisi yang telah berjalan. Jaminan ketersediaan layanan tinggi menjadi prioritas utama perusahaan.

Hal ini penting untuk menopang aktivitas bisnis hibrida yang semakin marak saat ini. Perusahaan terus berupaya meningkatkan kualitas infrastruktur digitalnya.

Agus mengungkapkan dua jalur underground fiber yang beroperasi sejak 2025 mencatat RFS 100 persen. Artinya, tidak terdapat gangguan berupa fiber putus hingga saat ini.

"Dua jalur underground fiber yang telah beroperasi sejak 2025 mencatat RFS (Ready for Service) 100%, yang menunjukkan tidak terdapat gangguan berupa fiber putus hingga saat ini," ujar Agus kepada Bisnis, Rabu (8/7/2026).

Pengembangan ini memperluas cakupan jaringan sekaligus meningkatkan keandalan layanan perusahaan. Bagi pelanggan B2B, jaringan yang luas dan resilien menjadi nilai tambah signifikan.

Indonet dapat menghadirkan konektivitas lebih andal untuk mendukung kebutuhan bisnis yang terus berkembang. Fokus utama meliputi kawasan industri, data center, dan enterprise.

Infrastruktur kabel yang tertanam sepenuhnya di bawah tanah menjadi strategi utama perusahaan. Langkah ini meminimalkan risiko kerusakan fisik pada jaringan.

Pengamanan operasional ini terbukti efektif menjaga stabilitas distribusi data sejak koridor awal digulirkan. Indonet juga menerapkan route diversity melalui tiga jalur terpisah.

Jarak antarjalur yang memadai membuat lalu lintas data dapat langsung dialihkan jika terjadi kendala. Seluruh kabel ditanam pada kedalaman 1,5 meter hingga 2 meter.

Tim operasional melakukan pengawasan patroli rutin untuk memastikan kondisi jaringan tetap optimal. Aspek ketahanan fisik menjadi prioritas dalam setiap pengembangan infrastruktur.

Selain ketahanan fisik, Indonet mendesain proyeksi jaringan dengan kapasitas masif. Hal ini demi menyambut lonjakan beban digital di masa depan.

Perusahaan meningkatkan kapasitas backbone network menjadi 100 Gbps. Langkah ini guna menyalurkan bandwidth lebih besar bagi kebutuhan aplikasi bisnis intensif.

Salah satu target utama adalah Kawasan Industri Mitra Karawang (KIM). Manajemen menilai ruang ekspansi digital masih terbuka lebar di Indonesia.

Hal ini seiring masifnya transformasi teknologi, adopsi cloud, hingga kecerdasan buatan di tanah air. Perkembangan ini mendorong kebutuhan konektivitas yang semakin tinggi.

"Pembangunan 2 × 576 core fiber merupakan bagian dari strategi jangka panjang Indonet untuk mengantisipasi pertumbuhan kebutuhan konektivitas di kawasan industri dan cluster data center," tutur Agus.

Langkah ini juga sejalan dengan tren AI Smart Mining yang bisa mempercepat transformasi industri di Indonesia. Indonet berkomitmen mendukung digitalisasi berbagai sektor melalui infrastruktur andal.

Dengan kapasitas dan keandalan yang ditingkatkan, Indonet optimistis dapat melayani pertumbuhan data center dan industri. Perusahaan terus berinovasi untuk memenuhi kebutuhan konektivitas masa depan.

Ekspansi jaringan ini menjadi bukti keseriusan Indonet dalam mendukung transformasi digital nasional. Ke depannya, perusahaan akan terus memperluas jangkauan layanan ke berbagai kawasan industri lainnya.

SHARE:

iRobot Luncurkan Roomba Electro Plus dengan Teknologi Disinfeksi Air

Kasus Dugaan Kecanduan Medsos, Meta Terancam Denda Hingga Rp22.700 Triliun