Contact Information

Alamat: Komplek Rumah Susun Petamburan Blok 1 Lantai Dasar, Tanah Abang - Jakpus 10260

We're Available 24/ 7. Call Now.
Indonesia Resmi Jadi Pendiri Organisasi AI Dunia WAICO
SHARE:

Jakarta – Indonesia resmi menjadi salah satu negara pendiri World Artificial Intelligence Cooperation Organization (WAICO), sebuah organisasi internasional yang fokus pada penguatan kerja sama dan tata kelola kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

Penandatanganan dokumen pendirian WAICO dilakukan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto. Acara tersebut berlangsung dalam Konferensi World Artificial Intelligence Conference (WAIC) 2026 di Shanghai, Cina, pada Kamis (16/7) waktu setempat.

Airlangga menandatangani dokumen tersebut bersama perwakilan dari sekitar 30 negara. Status ini memberikan peluang besar bagi Indonesia untuk ikut menentukan arah kebijakan AI di tingkat global sejak awal.

Dengan bergabung sebagai pendiri, Indonesia memiliki ruang untuk menyusun aturan dan mekanisme kerja. Negara ini juga bisa ikut mengarahkan pengembangan AI agar teknologi tersebut dimanfaatkan secara adil.

Airlangga menegaskan bahwa Indonesia ingin memastikan tata kelola AI global tetap mengedepankan pendekatan yang berpusat pada manusia. Hal ini penting agar AI tidak hanya menguntungkan negara-negara maju dalam penguasaan teknologi.

Pemerintah melihat teknologi AI memiliki potensi besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. AI dinilai dapat dimanfaatkan di berbagai sektor strategis.

Sektor-sektor tersebut meliputi pertanian modern, transisi energi, energi terbarukan, hingga layanan kesehatan digital. Airlangga mengatakan cakupan AI dapat menjangkau banyak bidang kehidupan.

“Saya rasa saat ini ekonomi digital Indonesia bernilai US$ 13 miliar (Rp 232,78 triliun). Kita sedang menuju US$ 300 miliar (Rp 5.371 triliun), di mana jumlah tersebut akan berlipat ganda dengan adanya AI,” kata Airlangga dalam keterangan resmi, dikutip Jumat (17/7).

Di sisi lain, Airlangga menyatakan seluruh kerja sama melalui WAICO akan mengacu pada kepentingan nasional. Pemerintah juga memastikan pengembangan AI tetap memperhatikan etika dan regulasi yang berlaku.

Prinsip kedaulatan data Indonesia juga menjadi prioritas utama dalam setiap kerja sama. WAICO sendiri merupakan organisasi antarpemerintah yang berfokus pada kerja sama AI di sektor sipil.

Selain Indonesia, sejumlah negara yang menjadi anggota pendiri organisasi ini adalah Cina, Brasil, dan Malaysia. Rusia, Afrika Selatan, Pakistan, Kazakhstan, dan Serbia juga turut bergabung.

Sebagai tindak lanjut, pemerintah akan memperkuat koordinasi lintas kementerian dan lembaga. Fokusnya adalah memanfaatkan keanggotaan di WAICO untuk percepatan transformasi digital.

Salah satu prioritasnya adalah mempercepat pembangunan infrastruktur pusat data atau data center. Pemerintah juga akan meningkatkan kualitas talenta AI di dalam negeri.

Selain itu, Indonesia akan membuka lebih banyak peluang kolaborasi internasional. Langkah ini diharapkan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi nasional secara berkelanjutan.

Kehadiran AI juga menghadirkan tantangan tersendiri, seperti fenomena PHK berulang di era AI yang perlu diantisipasi. Pemerintah berkomitmen untuk mengelola dampak tersebut dengan kebijakan yang tepat.

Dengan bergabung di WAICO, Indonesia menunjukkan komitmennya dalam tata kelola AI global. Langkah ini juga menjadi strategi untuk memastikan AI membawa manfaat bagi seluruh rakyat Indonesia.

Pemerintah optimistis keanggotaan ini akan mempercepat transformasi digital di berbagai sektor. Kolaborasi internasional diyakini menjadi kunci untuk menghadapi era kecerdasan buatan.

SHARE:

SIM Keliling Bandung Hari Ini 20 Juli 2026, Catat Jadwalnya

ROG Hadirkan Inovasi ROG Nebula Display untuk Gamer dan Kreator Konten