Technologue.id, Jakarta – Huawei dikabarkan tengah menyiapkan sub-brand baru bernama Xingmang (星芒) yang diperkirakan akan diperkenalkan pada akhir Oktober 2026. Brand yang berarti “cahaya bintang” atau starlight dalam bahasa Mandarin ini disebut akan menghadirkan ponsel kelas menengah dengan chipset Kirin dan sistem operasi HarmonyOS.
Informasi tersebut pertama kali diungkap oleh pembocor teknologi Dingjiao Digital dan kemudian diberitakan kembali oleh media teknologi CNMO.
Berdasarkan informasi yang beredar, ponsel di bawah merek Xingmang akan menggunakan chipset dari seri Kirin 8. Pilihan prosesor ini mengindikasikan bahwa perangkat tersebut kemungkinan menyasar segmen menengah, bukan pasar ponsel premium.
Ponsel Xingmang juga diperkirakan menjalankan HarmonyOS, sistem operasi yang dikembangkan Huawei. Hal ini sejalan dengan kondisi perusahaan yang masih menghadapi pembatasan perdagangan Amerika Serikat (AS), sehingga tidak memiliki akses ke layanan Google Mobile Services (GMS) seperti Google Play Services pada perangkat Android yang dipasarkan secara umum.
Meski demikian, perangkat Xingmang kemungkinan tetap membawa sejumlah teknologi khas Huawei. Salah satunya adalah XMAGE, teknologi pencitraan yang dikembangkan secara internal untuk meningkatkan kualitas fotografi pada ponsel perusahaan tersebut.
XMAGE diperkenalkan Huawei setelah perusahaan mengakhiri kerja sama dengan Leica. Teknologi ini menjadi salah satu upaya Huawei untuk mempertahankan kemampuan fotografi sebagai nilai jual utama produk-produknya.
Di sisi lain, ponsel Xingmang diperkirakan tidak akan dilengkapi fitur premium seperti konektivitas satelit. Hal ini semakin memperkuat dugaan bahwa merek tersebut akan berfokus pada perangkat dengan harga lebih terjangkau.
Namun, belum diketahui apakah Xingmang nantinya hanya akan digunakan untuk produk ponsel atau juga mencakup perangkat elektronik lainnya.