Contact Information

Alamat: Komplek Rumah Susun Petamburan Blok 1 Lantai Dasar, Tanah Abang - Jakpus 10260

We're Available 24/ 7. Call Now.
Hideo Kojima Bawa Physint ke Xbox Usai Dibatalkan Sony
SHARE:

Jakarta, Technologue.id — Perancang, penulis, sutradara, sekaligus produser game kenamaan asal Jepang, Hideo Kojima, membawa proyek game terbarunya ke Xbox. Langkah ini terbilang langka karena nama besar Kojima selama ini identik dengan Sony. Keputusan tersebut diambil setelah PlayStation Studios memutuskan tidak lagi melanjutkan kerja sama pengembangan game.

Game yang "ditinggalkan" Sony itu adalah Physint, judul bergenre action-espionage yang disebut mirip dengan seri ikonik Metal Gear. Game ini dikembangkan oleh studio milik Kojima, Kojima Productions. Kabar perpindahan proyek ini pun langsung menjadi sorotan industri game global.

Dalam pengumuman resmi di XboxWire, Kojima mengatakan kerja sama ini akan menjadi proyek Kojima Productions dan Xbox selanjutnya. Sebelumnya, kedua pihak juga telah bekerja sama dalam pengembangan OD, game misteri yang diumumkan pada ajang The Game Awards 2023. Kolaborasi itu menjadi fondasi kepercayaan antara kedua belah pihak.

"Seiring kami melanjutkan pengembangan Physint, bersama Xbox, kami tetap berkomitmen untuk mendefinisikan ulang genre action-espionage bagi para pemain di seluruh dunia," ujar Kojima, dikutip dari XboxWire. Pernyataan itu menegaskan ambisi kreatifnya tetap berjalan meski harus berpindah mitra.

CEO Xbox Asha Sharma mengatakan pihaknya merasa terhormat karena Kojima memilih Xbox untuk bekerja sama dalam Physint. Menurut Sharma, Kojima dikenal sebagai kreator yang terus menantang batasan mengenai apa yang bisa dilakukan sebuah game. Dukungan penuh pun disiapkan untuk merealisasikan visi tersebut.

"Dan kami di Xbox ingin mendukung ambisi dan visi kreatif tersebut," imbuh Sharma. Pernyataan ini menandakan Xbox serius memperkuat portofolio game eksklusifnya. Langkah itu juga menjadi sinyal persaingan konsol yang semakin ketat.

Menariknya, kerja sama Kojima Productions dan Xbox ini tak akan berhenti di Physint saja. Keduanya memastikan akan berkolaborasi di bidang film dan televisi, dengan misi membawa cerita dan karya Kojima kepada audiens yang lebih luas. Ekspansi lintas medium ini menjadi babak baru bagi Kojima Productions.

Sebelum memilih Xbox, Kojima mengungkap bahwa PlayStation Studios secara tak terduga memberi tahu pihaknya pada pertengahan Juni 2026 lalu bahwa proyek Physint dibatalkan. "Kami secara tak terduga menerima pemberitahuan dari PlayStation Studios bahwa mereka akan membatalkan proyek Physint," kata Kojima melalui unggahan di X.

Pembatalan mendadak itu jelas mengejutkan banyak pihak, mengingat Physint digadang-gadang sebagai penerus semangat Metal Gear. Seri tersebut dikenal sebagai salah satu waralaba paling berpengaruh dalam sejarah game action-espionage. Wajar bila penggemar menaruh ekspektasi besar pada proyek ini.

Keputusan Sony menghentikan proyek Physint memunculkan berbagai spekulasi di kalangan pengamat industri. Sebagian menilai langkah itu berkaitan dengan strategi internal PlayStation Studios yang tengah berubah. Namun hingga kini belum ada penjelasan resmi lebih lanjut dari pihak Sony.

Beralihnya Kojima ke Xbox juga berdampak pada reaksi komunitas, terutama penggemar PlayStation. Sejumlah pengguna menyayangkan keputusan tersebut karena menganggap Kojima adalah ikon yang lekat dengan platform Sony. Reaksi ini sempat memicu perdebatan di media sosial.

Isu soal perpindahan proyek Kojima memang sempat menimbulkan gejolak di kalangan penggemar. Bahkan sebelumnya muncul protes fans PlayStation terkait game baru garapan Kojima. Hal itu menunjukkan betapa besar ekspektasi terhadap karya-karya terbarunya.

Meski demikian, Kojima Productions memilih fokus pada kelanjutan pengembangan Physint bersama Xbox. Komitmen untuk menghadirkan pengalaman action-espionage yang segar menjadi prioritas utama studio. Kolaborasi ini diharapkan menghasilkan terobosan baru di genre tersebut.

Kerja sama di bidang film dan televisi menjadi nilai tambah tersendiri dari kesepakatan ini. Kojima memang dikenal memiliki gaya bercerita sinematik yang kuat dalam setiap karyanya. Ekspansi ke medium lain dinilai sejalan dengan visi kreatif tersebut.

Bagi industri game, perpindahan proyek sebesar Physint memperlihatkan dinamika aliansi antarplatform yang terus berubah. Hubungan antara kreator dan pemegang platform kini tidak lagi bersifat permanen. Faktor visi dan kesepakatan bisnis menjadi penentu utama.

Ke depan, publik menantikan detail lebih lanjut mengenai Physint, termasuk jadwal rilis dan platform yang akan menaunginya. Kojima Productions dan Xbox dipastikan akan membagikan informasi secara bertahap. Sementara itu, penggemar di seluruh dunia terus mengikuti perkembangan proyek ambisius ini.

SHARE:

Indonet Hadirkan Bundling Internet dan AI Credit Pertama di Indonesia

Anthropic Serukan Pengembangan AI Dunia Harus Diperlambat