Contact Information

Alamat: Komplek Rumah Susun Petamburan Blok 1 Lantai Dasar, Tanah Abang - Jakpus 10260

We're Available 24/ 7. Call Now.
Gugatan Class Action Sony PlayStation Disetujui, Ini Cara Klaim Dana
SHARE:

Genzone.id – Sebuah gugatan class action senilai USD 7,85 juta yang diajukan terhadap Sony dan PlayStation telah mendapatkan persetujuan awal dari hakim. Kasus ini kini akan menjalani sidang persetujuan akhir pada Oktober 2026. Gugatan ini menuduh Sony secara ilegal menghilangkan persaingan dan menaikkan harga di platform PlayStation Store.

Kasus ini bermula pada 2019, ketika Sony menghentikan penjualan voucher digital PlayStation melalui pihak ketiga seperti Amazon, Walmart, dan GameStop. Langkah ini membuat PlayStation Store menjadi satu-satunya tempat untuk membeli game digital terkait. Sony kemudian menaikkan harga, yang dinilai melanggar undang-undang antitrust federal.

Jika gugatan ini disetujui, sekitar 4 juta pelanggan PlayStation di Amerika Serikat yang membeli game melalui PlayStation Store sebelum April 2019 akan menjadi bagian dari gugatan class action. Mereka berhak mendapatkan kompensasi berupa kredit yang bisa ditukarkan di dompet digital masing-masing.

Bagi pengguna yang masih memiliki akun PlayStation Network yang sama, kredit akan otomatis masuk ke akun mereka. Namun, jika akun sudah dinonaktifkan, pengguna harus mengunjungi situs resmi PSN Digital Games Settlement dan menghubungi administrator untuk meminta pembayaran melalui cek kertas. Batas waktu pengajuan adalah 27 Agustus 2026.

Bagi yang ingin keluar dari gugatan class action ini agar bisa menuntut secara terpisah, harus mengajukan permohonan eksklusi manual sebelum 2 Juli 2026. Keputusan ini penting bagi pengguna yang mungkin memiliki kerugian lebih besar dari rata-rata.

Belum ada angka pasti mengenai jumlah yang akan diterima setiap anggota class action. Sekitar 25 persen dari dana gugatan sebesar USD 7,85 juta akan digunakan untuk biaya pengacara. Sisanya akan dibagikan kepada anggota class action. Karena dibagi ke jutaan pengguna, kemungkinan besar jumlahnya tidak terlalu besar.

Selain gugatan di Amerika Serikat, gugatan senilai £2 miliar juga telah diajukan terhadap PlayStation di Inggris. Kasus tersebut masih dalam proses dan belum ada keputusan akhir. Ini menunjukkan bahwa praktik Sony sedang mendapat sorotan di berbagai negara.

Person pointing at PlayStation physical gift cards on a store rack.

Untuk memenuhi syarat dalam gugatan ini, pengguna harus merupakan warga negara AS dan membeli satu game digital yang memenuhi syarat melalui PlayStation Store setelah 1 April 2019 hingga 31 Desember 2023. Game yang dimaksud harus memiliki voucher digital yang sebelumnya tersedia di pihak ketiga.

Beberapa judul game besar yang termasuk dalam daftar game yang memenuhi syarat antara lain "The Last of Us", "Resident Evil 4", "FIFA", "Destiny 2", dan "God of War Collection". Daftar lengkap game yang memenuhi syarat bisa dilihat di situs resmi settlement.

Ini bukan pertama kalinya pemain PlayStation menjadi bagian dari gugatan class action. Pada 2018, Sony memberikan settlement sebesar USD 65 kepada pemilik PS3 terkait fitur sistem operasi yang dihapus dari konsol tersebut. Pola ini menunjukkan bahwa isu hukum terkait praktik bisnis Sony sudah berulang kali terjadi.

Proses distribusi dana masih membutuhkan waktu. Sidang persetujuan akhir baru akan digelar pada Oktober 2026. Setelah itu, baru dana akan didistribusikan ke anggota class action. Sementara itu, Sony baru saja menaikkan harga PlayStation 5.

Kasus serupa juga terjadi di perusahaan teknologi lain. Google baru saja membayar USD 135 juta dalam gugatan class action, yang akan dibayarkan dalam jumlah kecil secara individual kepada pengguna Android. Apple juga membayar USD 250 juta, dengan sekitar USD 95 untuk beberapa pengguna iPhone.

Bagi pengguna PlayStation di Indonesia, kasus ini bisa menjadi pelajaran penting tentang hak konsumen di pasar digital. Memahami hak dan kewajiban di pasar digital sangat penting untuk melindungi diri dari praktik bisnis yang merugikan.

Kasus ini juga mengingatkan kita pada controller DualSense PlayStation 5 cacat yang sebelumnya juga menjadi sasaran gugatan terhadap Sony. Isu kualitas produk dan layanan menjadi perhatian serius bagi konsumen setia PlayStation.

SHARE:

Pengguna TikTok Kini Bisa Pesan Hotel dan Wisata Langsung dari Aplikasi

Meta Uji Fitur AI Mirip Grok di Threads