Contact Information

Alamat: Komplek Rumah Susun Petamburan Blok 1 Lantai Dasar, Tanah Abang - Jakpus 10260

We're Available 24/ 7. Call Now.
Google Perluas Perlindungan Pencurian Android untuk Data dan Keuangan Pengguna
SHARE:

Technologue.id, Jakarta - Google terus memperkuat sistem keamanan Android dalam menghadapi meningkatnya risiko pencurian perangkat dan penipuan digital. Setelah memperkenalkan program Perlindungan Pencurian Android pada 2024, Google kini memperluas rangkaian fitur keamanannya dengan fokus baru pada perlindungan data pribadi dan pencegahan kejahatan keuangan.

Program Perlindungan Pencurian Android saat ini telah tersedia di seluruh ponsel Android yang menjalankan Android 10 atau versi lebih baru. Melalui pembaruan terbaru, Google menghadirkan mekanisme pengamanan tambahan yang dirancang untuk melindungi pengguna ketika perangkat mereka jatuh ke tangan yang tidak bertanggung jawab.

Salah satu peningkatan utama hadir di perangkat yang menjalankan Android 16. Sistem operasi ini membawa pengamanan lebih ketat saat terjadi kegagalan otentikasi. Fitur Failed Authentication Lock, yang sebelumnya diperkenalkan di Android 15, kini memiliki tombol khusus di menu pengaturan. Dengan kontrol yang lebih detail, fitur ini secara otomatis mengunci layar perangkat setelah terlalu banyak upaya otentikasi yang gagal, sehingga menyulitkan pihak lain untuk membobol perangkat.

Selain itu, Google juga memperluas cakupan fitur Identity Check. Fitur ini kini berlaku untuk semua aplikasi dan layanan yang menggunakan Permintaan Biometrik Android, termasuk aplikasi perbankan dan pengelola kata sandi bawaan Google. Langkah ini bertujuan memastikan bahwa akses ke data sensitif hanya dapat dilakukan oleh pemilik sah perangkat, bahkan jika ponsel berhasil dibuka secara fisik.

Google juga meningkatkan durasi penguncian setelah kegagalan berulang dalam memasukkan PIN atau kata sandi. Semakin banyak percobaan yang gagal, semakin lama perangkat akan terkunci, memberikan lapisan perlindungan tambahan terhadap upaya pembobolan secara paksa.

Dari sisi pemulihan, Android kini dibekali alat yang lebih baik untuk semua perangkat yang menjalankan Android 10 ke atas. Fitur Remote Lock , yang dapat diakses melalui situs android.com/lock, memungkinkan pengguna mengunci ponsel yang dicuri dari jarak jauh menggunakan browser web apa pun. Untuk mencegah penyalahgunaan, Google menambahkan pertanyaan keamanan opsional guna memastikan hanya pemilik sah yang dapat mengaktifkan penguncian jarak jauh tersebut.

Sebagai langkah proaktif, Google juga mulai mengaktifkan Remote Lock dan Theft Detection Lock secara default di Brasil. Artinya, semua ponsel Android baru yang dijual dan diaktifkan di negara tersebut akan langsung memiliki kedua fitur keamanan ini sejak pertama kali digunakan.

SHARE:

Honda Siapkan Kejutan Tiga SUV Facelift di Panggung IIMS 2026

XLSMART Resmi Luncurkan XL Ultra 5G+ dengan Jangkauan Merata