Contact Information

Alamat: Komplek Rumah Susun Petamburan Blok 1 Lantai Dasar, Tanah Abang - Jakpus 10260

We're Available 24/ 7. Call Now.
Google Integrasikan Data Menstruasi ke Aplikasi Google Health
SHARE:

Technologue.id, Jakarta – Google menjalin kemitraan dengan Flo Health untuk menghadirkan informasi kesehatan menstruasi yang lebih lengkap ke dalam aplikasi Google Health. Kerja sama ini juga menjadi langkah awal kedua perusahaan dalam mengembangkan produk kesehatan masa depan, termasuk perangkat wearable yang berpotensi menggabungkan pemantauan kesehatan perempuan dengan teknologi sensor.

Melalui kemitraan tersebut, Google ingin membantu pengguna memahami kondisi tubuh secara lebih menyeluruh dengan menggabungkan data siklus menstruasi dan berbagai metrik kesehatan lainnya, seperti kualitas tidur, aktivitas fisik, kesiapan tubuh, dan pemulihan.

Dikutip dari Engadget, integrasi data Flo Health ke aplikasi Google Health dijadwalkan mulai tersedia pada awal 2027. Namun, fitur ini tidak akan aktif secara otomatis karena pengguna harus memberikan persetujuan terlebih dahulu.

Flo Health merupakan aplikasi pelacak menstruasi dan kesehatan perempuan yang membantu pengguna mencatat siklus haid, memantau gejala, serta memahami perubahan kondisi tubuh sepanjang siklus menstruasi.

Melalui kerja sama ini, pengguna yang menyetujui integrasi dapat menyinkronkan data dari aplikasi Flo ke Google Health. Informasi tersebut nantinya dapat dilihat bersama data kesehatan lainnya yang tersedia di aplikasi Google.

Integrasi ini memungkinkan pengguna memperoleh gambaran yang lebih lengkap mengenai hubungan antara siklus menstruasi dan kondisi tubuh sehari-hari. Misalnya, pengguna dapat mengamati pola perubahan tidur, aktivitas, atau tingkat pemulihan tubuh pada fase tertentu dalam siklus menstruasi.

Google juga berencana menghadirkan data Flo ke Google Health Coach, layanan pendamping kesehatan berbasis AI yang tersedia bagi pelanggan Google Health Premium.

Dengan dukungan informasi tersebut, Google Health Coach diharapkan dapat memberikan panduan yang lebih personal berdasarkan kombinasi berbagai metrik kesehatan pengguna, bukan hanya mengandalkan satu jenis data.

Google menjelaskan bahwa pemahaman terhadap hubungan antara tidur, aktivitas, kesiapan tubuh, dan pemulihan pada berbagai fase siklus menstruasi dapat membantu pengguna melihat kondisi kesehatannya secara lebih menyeluruh.

Soal privasi, Google menegaskan bahwa integrasi Flo Health bersifat opt-in, artinya pengguna harus memilih untuk mengaktifkan fitur tersebut. Data tidak akan berpindah antaraplikasi tanpa persetujuan eksplisit dari pengguna.

Persetujuan juga diberikan secara terpisah berdasarkan jenis data dan tujuan penggunaannya. Dengan demikian, pengguna memiliki kendali untuk menentukan informasi apa yang ingin dibagikan dan dapat mencabut izin tersebut kapan saja.

Google turut menyatakan bahwa data Flo tidak akan digunakan untuk kepentingan iklan. Perusahaan juga menegaskan bahwa data tersebut tidak akan dijual atau dibagikan kepada aplikasi maupun developer lain.

SHARE:

Apple HomeView Siap Tantang Amazon Echo, Andalkan Siri AI

SEGA Rayakan 35 Tahun Sonic dengan Patung Porselen Rp112,5 Juta