Contact Information

Alamat: Komplek Rumah Susun Petamburan Blok 1 Lantai Dasar, Tanah Abang - Jakpus 10260

We're Available 24/ 7. Call Now.
Google Gemini Kini Bisa Bikin Musik Instan 30 Detik
SHARE:

Technologue.id, Jakarta - Google resmi menghadirkan kemampuan baru pada Gemini yang kini dapat membuat trek musik berdurasi 30 detik hanya dari perintah teks pengguna. Untuk merealisasikan fitur ini, Gemini memanfaatkan Lyria 3, model musik generatif terbaru dari Google DeepMind yang dirancang khusus untuk menciptakan komposisi audio berbasis kecerdasan buatan.

Fitur pembuatan musik ini mulai diluncurkan dalam versi beta di aplikasi Gemini dan tersedia dalam berbagai bahasa, termasuk Inggris, Jerman, Spanyol, Prancis, Hindi, Jepang, Korea, serta Portugis. Seluruh pengguna berusia di atas 18 tahun dapat mencobanya, namun pelanggan Google AI Plus, Pro, dan Ultra mendapatkan batas penggunaan yang lebih tinggi dibandingkan pengguna gratis.

Cara menggunakannya terbilang sederhana. Pengguna cukup menjelaskan ide lagu yang diinginkan—mulai dari genre, suasana hati, hingga referensi kenangan pribadi—untuk menghasilkan trek dengan lirik maupun versi instrumental. Bahkan, pengguna juga bisa mengunggah foto atau video agar Gemini mengambil inspirasi visual untuk dituangkan ke dalam bentuk musik.

Menariknya, lirik lagu akan dibuat secara otomatis oleh sistem, sehingga pengguna tidak perlu menyusunnya sendiri. Sementara itu, sampul album untuk trek yang dihasilkan akan dibuat otomatis oleh Nano Banana, sistem pembuat visual berbasis AI milik Google.

Google menegaskan bahwa tujuan fitur ini bukan untuk menciptakan mahakarya musik profesional, melainkan memberikan cara yang menyenangkan dan unik bagi pengguna untuk mengekspresikan diri serta membagikan hasilnya kepada teman. Dengan kata lain, fitur ini lebih berfokus pada kreativitas personal ketimbang produksi musik komersial.

Setiap lagu yang dihasilkan Gemini akan disematkan dengan SynthID, teknologi watermark tak terlihat dari Google yang berfungsi untuk mengidentifikasi konten buatan AI. Langkah ini merupakan bagian dari upaya transparansi dan penandaan konten sintetis.

Google juga menegaskan bahwa pembuatan musik ini dirancang untuk ekspresi orisinal, bukan meniru artis tertentu. Jika pengguna menyebut nama musisi dalam perintah, Gemini akan menganggapnya sebagai inspirasi kreatif secara umum dan menghasilkan lagu dengan gaya atau nuansa serupa, bukan menyalin karya yang sudah ada.

Selain itu, perusahaan mengklaim telah menerapkan filter untuk memeriksa hasil keluaran agar tidak melanggar atau terlalu mirip dengan konten yang sudah ada. Pengguna juga diberikan opsi untuk melaporkan lagu yang dianggap melanggar hak cipta atau hak pihak lain.

SHARE:

Peran Vital Drone Kargo Heavy-Lift DJI di Sektor Tambang dan Energi

Apple Siapkan MacBook Murah dengan Pilihan Warna Ikonik