Technologue.id, Jakarta – Agen kecerdasan buatan (AI) berbasis Gemini dari Google DeepMind berhasil mengalahkan Ender Dragon, musuh terakhir dalam gim Minecraft, tanpa campur tangan manusia. Pencapaian berjumlah 4 agen ini menunjukkan kemampuan AI untuk bekerja secara mandiri, menyusun strategi, dan berkolaborasi dalam menyelesaikan tugas yang kompleks.
Keberhasilan tersebut diumumkan oleh tim peneliti Google melalui sebuah makalah penelitian. Berbeda dari AI yang dirancang khusus untuk memainkan satu gim, eksperimen ini menggunakan agen AI berbasis model umum yang mampu mengambil keputusan dan menyesuaikan strategi berdasarkan situasi di dalam permainan.
Dalam eksperimen ini, agen Gemini 4 ditempatkan di dunia Minecraft dalam mode survival yang dibuat secara acak dan terisolasi. Mereka diberi satu tujuan utama, yakni mengalahkan Ender Dragon.
Para peneliti tidak menentukan peran atau strategi khusus bagi setiap agen sejak awal. Masing-masing agen mengendalikan satu karakter pemain menggunakan pustaka sumber terbuka (open-source) Mineflayer. Mereka juga dapat berkomunikasi melalui fitur obrolan dalam gim dan berbagi informasi melalui memori bersama.
Selama permainan, keempat agen secara mandiri membagi tugas untuk mempercepat kemajuan. Mereka saling memberi peringatan tentang ancaman, membagikan koordinat lokasi, bertukar kiat, serta mengambil kembali barang-barang milik rekan yang karakternya telah mati.
Pembagian tugas pun terbentuk secara alami. Agen bernama janesick bertanggung jawab membuat peralatan, gyldenia mengumpulkan makanan dan persediaan, sementara auratian bertugas menyalakan portal penting. Agen bulicame membangun tempat berlindung dari Enderman dan melancarkan serangan penentu untuk mengalahkan Ender Dragon.
Perjalanan menuju kemenangan tidak berlangsung mudah. Keempat agen membutuhkan waktu 27,23 jam untuk menyelesaikan permainan, dengan sebagian besar waktu digunakan untuk menghadapi Ender Dragon.
Menurut tim peneliti, selama eksperimen berlangsung, keempat agen tersebut menulis dan menjalankan 2.783 program, bertukar 229 pesan, serta mengalami total 605 kematian karakter.
Sebuah agen kelima yang dijuluki Observer atau Pengamat turut memantau jalannya permainan. Agen ini berperan sebagai pengawas independen untuk memastikan eksperimen berlangsung sesuai ketentuan, sekaligus menyusun laporan selama dan setelah permainan.
Eksperimen tersebut juga membutuhkan sumber daya komputasi yang besar. Para agen menggunakan sekitar 1,35 miliar input token, yakni unit teks atau data yang diproses model AI. Tim peneliti memperkirakan biaya penggunaan AI mencapai US$810 berdasarkan harga daftar Gemini, atau US$1.620 jika menggunakan harga standar yang mereka cantumkan,