Contact Information

Alamat: Komplek Rumah Susun Petamburan Blok 1 Lantai Dasar, Tanah Abang - Jakpus 10260

We're Available 24/ 7. Call Now.
Google Bawa Gemini Go ke Android Go
SHARE:

Technologue.id, Jakarta – Google resmi memperluas jangkauan teknologi kecerdasan buatan (AI) dengan menghadirkan Gemini Go untuk perangkat Android (Go Edition). Kehadiran layanan ini memungkinkan pengguna ponsel kelas entry-level dengan spesifikasi terbatas untuk merasakan pengalaman AI generatif yang sebelumnya lebih banyak tersedia di perangkat menengah hingga premium.

Android (Go Edition) sendiri merupakan versi sistem operasi Android yang dirancang khusus untuk perangkat dengan kapasitas penyimpanan, RAM, dan daya pemrosesan yang lebih rendah. Platform ini telah lama menjadi solusi bagi produsen smartphone untuk menghadirkan perangkat terjangkau dengan performa yang tetap optimal.

Melalui Gemini Go, Google menghadirkan versi Gemini yang lebih ringan dan dioptimalkan untuk perangkat dengan RAM minimal 2GB. Persyaratan tersebut sejalan dengan standar minimum Android 13 (Go Edition), sehingga cukup banyak perangkat yang berpotensi mendapatkan fitur AI terbaru ini.

Google menggambarkan Gemini Go sebagai versi Gemini yang disederhanakan dan dirancang untuk membantu pengguna tetap produktif meskipun menggunakan perangkat dengan sumber daya terbatas.

"Kami menghadirkan pengalaman Gemini yang lebih ringan agar pengguna perangkat Android Go tetap dapat terhubung dan menyelesaikan berbagai tugas sehari-hari," demikian penjelasan Google.

Kehadiran Gemini Go sekaligus menandai berakhirnya peran Google Assistant Go yang selama ini menjadi asisten virtual utama pada perangkat Android Go. Sebagai penggantinya, Gemini Go dapat diakses melalui aplikasi Google Search.

Pengguna dapat memulai percakapan dengan Gemini Go dengan menekan dan menahan tombol Home atau tombol daya pada perangkat yang telah mendukung layanan tersebut.

Meski dirancang untuk perangkat kelas bawah, Gemini Go tetap menawarkan berbagai fungsi yang cukup lengkap. Pengguna dapat meminta AI untuk melakukan panggilan telepon, mengirim pesan teks, memeriksa estimasi waktu perjalanan, mencari restoran terdekat, menemukan stasiun pengisian kendaraan listrik (EV charger), mengatur alarm, membuat agenda kalender, hingga memutar konten media.

Tidak hanya itu, Gemini Go juga mendukung unggahan dokumen, foto, maupun file lainnya sebagai konteks tambahan dalam percakapan. Fitur ini memungkinkan pengguna memperoleh jawaban yang lebih relevan dan personal sesuai kebutuhan.

Langkah Google menghadirkan Gemini Go menunjukkan upaya perusahaan untuk memperluas akses AI ke lebih banyak pengguna di seluruh dunia, termasuk mereka yang masih menggunakan perangkat dengan spesifikasi dasar.

Namun demikian, Google mengonfirmasi bahwa peluncuran Gemini Go dilakukan secara bertahap. Seperti kebanyakan pembaruan layanan Google lainnya, proses distribusi dapat memakan waktu beberapa minggu hingga seluruh perangkat yang memenuhi syarat mendapatkan akses.

SHARE:

OpenAI vs Pemerintah AS: Perebutan Masa Depan Regulasi AI

Persaingan AI Memanas, Google Bayar SpaceX Rp490 Triliun per Bulan