Technologue.id, Jakarta – Samsung mengajak pengguna untuk lebih mengenali kondisi tubuh sebelum menjalani berbagai aktivitas melalui Galaxy Watch9. Dalam sesi olahraga bertema “Know Your Body, Move Your Way”, pengguna dibantu memahami respons tubuh terhadap aktivitas sehari-hari maupun olahraga dengan menggunakan Galaxy Watch9.
Mengetahui kondisi tubuh dinilai penting karena setiap orang memiliki respons yang berbeda ketika melakukan aktivitas fisik. Dengan pemantauan kondisi tubuh secara lebih personal, pengguna dapat menyesuaikan aktivitas dengan kemampuan dan kondisi tubuhnya.
Dalam pemaparannya, Tipe Sultan, MX Product Marketing Manager Samsung Indonesia menjelaskan bahwa Galaxy Watch9 membawa sejumlah peningkatan, mulai dari desain, performa, hingga kemampuan analisis kesehatan melalui Samsung Health.

Dari sisi desain, Galaxy Watch9 mempertahankan bentuk lingkaran yang menjadi ciri khas Galaxy Watch. Perangkat ini menggunakan material aluminium dan hadir dalam dua pilihan ukuran, yakni 40 mm dan 44 mm.
Galaxy Watch9 44 mm tersedia dalam pilihan warna Gray dan Silver dengan strap Olive Green. Sementara varian 40 mm hadir dalam pilihan Cream dan Graphite.
Salah satu peningkatan yang ditawarkan terletak pada desain strap dengan Air Pocket Structure. Struktur tersebut memberikan rongga yang lebih besar pada strap sehingga perangkat terasa lebih ringan dan nyaman ketika digunakan dalam waktu lama.
"Kenyamanan ini juga ditujukan bagi pengguna yang ingin mengenakan smartwatch ketika tidur. Dengan demikian, pemantauan kondisi tubuh dapat dilakukan secara lebih konsisten, termasuk ketika pengguna sedang beristirahat," ujar Sultan, pada Senin (31/8/2026).

Samsung juga meningkatkan performa Galaxy Watch9, termasuk dari sisi baterai dan chipset. Kapasitas baterai pada varian 44 mm disebut meningkat menjadi sekitar 390 mAh dari sebelumnya 340 mAh.
Peningkatan kapasitas tersebut memungkinkan Galaxy Watch9 memiliki daya tahan baterai yang lebih panjang sehingga pengguna dapat melakukan pemantauan kesehatan dan aktivitas tanpa harus terlalu sering mengisi daya.
Performa perangkat juga didukung chipset yang lebih baru. Peningkatan ini membuat respons perangkat terasa lebih cepat, termasuk ketika pengguna membuka aplikasi atau mengakses berbagai informasi melalui smartwatch.
Dari sisi layar, Galaxy Watch9 tetap menawarkan tingkat kecerahan hingga 3.000 nits. Tingkat kecerahan tersebut membuat informasi pada layar tetap lebih mudah dilihat ketika smartwatch digunakan di luar ruangan, termasuk saat berolahraga.

Salah satu bagian penting dari Galaxy Watch9 adalah integrasinya dengan Samsung Health. Melalui platform tersebut, pengguna dapat memperoleh berbagai informasi mengenai kondisi tubuh berdasarkan data yang dikumpulkan smartwatch.
Samsung menekankan pentingnya prinsip “listening to your body”, yakni memahami berbagai sinyal dari tubuh sebelum menentukan aktivitas yang akan dilakukan.
Dua fitur yang menjadi perhatian adalah Vitals dan Heart Health Score.
Fitur Vitals mengumpulkan sejumlah parameter kesehatan pengguna. Agar analisis dapat dilakukan secara lebih personal, Galaxy Watch9 membutuhkan data penggunaan secara konsisten, termasuk ketika pengguna tidur. Data selama kurang lebih tujuh hari kemudian digunakan untuk membentuk gambaran mengenai kondisi tubuh pengguna.
Ada beberapa parameter utama yang dipantau melalui Vitals.
Pertama, heart rate atau detak jantung. Pengguna dapat mengetahui pola detak jantung, termasuk resting heart rate yang menggambarkan detak jantung ketika tubuh berada dalam kondisi istirahat.
Kedua, heart rate variability (HRV) atau variasi waktu di antara detak jantung. Informasi ini dapat membantu pengguna memahami perubahan kondisi tubuh dibandingkan dengan pola biasanya.
Ketiga, skin temperature atau suhu kulit. Parameter ini berbeda dengan suhu tubuh dan dapat memberikan informasi tambahan mengenai kondisi tubuh pengguna.
Keempat, respiratory rate, yakni jumlah tarikan napas per menit ketika tidur. Data tersebut dapat memberikan gambaran mengenai pola pernapasan pengguna selama beristirahat.
Kelima, blood oxygen saturation (SpO2) atau tingkat saturasi oksigen dalam darah. Pemantauan ini dapat membantu pengguna melihat perubahan kadar oksigen selama tidur.
Dengan menggabungkan berbagai data tersebut, Samsung Health memberikan informasi yang lebih mudah dipahami pengguna mengenai kondisi tubuhnya.
Selain Vitals, Galaxy Watch9 juga menghadirkan Heart Health Score. Fitur ini memberikan skor yang membantu pengguna memahami kondisi kesehatan jantung berdasarkan sejumlah informasi kesehatan.
Salah satu aspek yang menjadi bagian dari penilaian tersebut adalah BMI (Body Mass Index). Data tersebut kemudian digunakan bersama sejumlah informasi lain untuk menghasilkan skor kesehatan jantung pengguna.

Samsung Health juga menyajikan hasil analisis dalam bentuk yang lebih sederhana dan visual. Pengguna dapat melihat skor kesehatan serta berbagai indikator melalui tampilan yang dilengkapi ikon dan elemen visual sehingga informasi kesehatan tidak terasa terlalu rumit.
Selain kesehatan jantung, Samsung Health juga memberikan informasi mengenai pola tidur. Pengguna dapat melihat rata-rata durasi tidur dan memahami apakah waktu istirahat mereka sudah cukup sesuai dengan kebutuhan tubuh.
Lebih lanjut, fitur yang tidak kalah penting menjadi bagian dari pemantauan kesehatan adalah Vascular Load. Fitur ini memberikan gambaran mengenai seberapa berat kerja jantung dalam mendukung sistem vaskular tubuh secara keseluruhan.
Melalui data tersebut, pengguna dapat membandingkan kondisi beban vaskular hari ini dengan kondisi pada beberapa hari sebelumnya. Dengan demikian, pengguna tidak hanya melihat satu angka, tetapi juga dapat memahami perubahan kondisi tubuh berdasarkan pola yang terbentuk.
Dalam sebuah contoh penggunaan, Vascular Load menunjukkan bahwa beban kerja jantung pada hari tersebut berada sedikit lebih rendah dibandingkan hari-hari sebelumnya dalam periode sekitar tujuh hari.