Technologue.id, Jakarta – WhatsApp mengumumkan empat pembaruan untuk meningkatkan pengalaman pengguna dalam percakapan grup. Fitur anyar tersebut mencakup Group Status, kemampuan menyematkan pesan tanpa batas waktu, pengiriman riwayat percakapan kepada anggota yang sudah bergabung, serta filter khusus untuk menemukan pesan yang berisi mention dan balasan. Pembaruan ini menyasar persoalan yang kerap muncul di grup aktif, mulai dari informasi penting yang tertimbun hingga anggota baru yang kesulitan mengikuti pembahasan. WhatsApp menyatakan fitur-fitur tersebut mulai digulirkan secara bertahap untuk perangkat Android dan iOS.
Salah satu pembaruan yang paling menarik adalah Group Status. Melalui fitur ini, pengguna dapat membagikan pembaruan Status yang hanya bisa dilihat oleh anggota grup tertentu. Anggota lain dapat melihat, memberikan reaksi, serta membuat Status mereka sendiri dalam ruang grup tersebut. Mekanismenya menyerupai Status WhatsApp biasa, termasuk masa tayang yang otomatis berakhir setelah 24 jam. Dengan begitu, pengguna bisa membagikan informasi atau momen kepada kelompok tertentu tanpa harus menampilkannya kepada seluruh kontak. Fitur ini berpotensi berguna untuk grup keluarga, komunitas, hingga kelompok kerja.
Baca Juga: WhatsApp Restricted Chat Hadir di Android dan iOS Beta

Pembaruan berikutnya menyentuh fitur penyematan pesan atau pin message. Sebelumnya, WhatsApp menyediakan pilihan masa penyematan selama 24 jam, tujuh hari, atau 30 hari. Kini, pengguna bisa mempertahankan pesan penting di bagian atas percakapan grup tanpa batas waktu. Perubahan tersebut membuat informasi seperti jadwal kegiatan, alamat pertemuan, aturan komunitas, maupun pengumuman penting lebih mudah ditemukan. Anggota grup tidak perlu terus menggulir percakapan panjang hanya untuk mencari pesan yang pernah dibagikan. Namun, kemampuan ini tidak berarti seluruh pesan otomatis menjadi prioritas, pengguna tetap perlu menentukan informasi mana yang layak disematkan.
WhatsApp juga memperluas kemampuan berbagi riwayat pesan kepada anggota baru. Sebelumnya, admin dapat memilih untuk membagikan riwayat percakapan ketika seseorang ditambahkan ke grup. Melalui pembaruan terbaru, riwayat pesan terbaru masih bisa dikirim setelah orang tersebut telanjur bergabung. Caranya dengan mengetuk nama anggota di dalam obrolan grup, kemudian menggunakan opsi berbagi riwayat yang tersedia. WhatsApp memastikan pesan yang dibagikan tetap dilindungi enkripsi ujung ke ujung atau end-to-end encryption. Fitur ini membantu anggota baru memahami konteks pembicaraan tanpa harus meminta anggota lain mengulang informasi dari awal.
Baca Juga: Spotify Perluas Audiobook ke 180 Pasar, Indonesia Kebagian Tahun ini
Pembaruan keempat berfokus pada pengelolaan notifikasi dan percakapan yang belum dibaca. WhatsApp memperkenalkan filter Mentions and replies untuk menampilkan grup yang memiliki pesan belum dibaca ketika pengguna disebut secara langsung atau menerima balasan atas pesannya. Filter tersebut juga mencakup pesan dengan penanda @all, yang ditujukan kepada seluruh anggota grup. Kehadiran fitur ini dapat membantu pengguna memilah percakapan yang membutuhkan perhatian lebih cepat, terutama ketika tergabung dalam banyak grup sekaligus. WhatsApp juga menyediakan pilihan untuk menghapus filter tersebut dari daftar utama obrolan apabila pengguna tidak membutuhkannya.
Keempat pembaruan itu memperlihatkan upaya WhatsApp membuat grup lebih terorganisasi, bukan sekadar menjadi ruang bertukar pesan. Group Status memberi kontrol audiens yang lebih spesifik, sementara penyematan permanen dan berbagi riwayat membantu menjaga informasi tetap mudah diakses. Adapun filter Mentions and replies menawarkan cara lebih praktis untuk mengejar percakapan yang tertinggal. Perubahan ini relevan bagi pengguna di Indonesia, mengingat grup WhatsApp banyak dimanfaatkan untuk komunikasi keluarga, sekolah, pekerjaan, komunitas, hingga koordinasi usaha. Meski demikian, WhatsApp tidak merinci jadwal ketersediaan setiap fitur untuk masing-masing negara.
Pengguna Android dan iOS akan menerima pembaruan tersebut secara bertahap, sehingga fitur baru mungkin belum langsung muncul di semua akun. Memperbarui aplikasi melalui Google Play Store atau Apple App Store dapat menjadi langkah awal untuk memperoleh versi terbaru, meski tidak menjamin seluruh fitur langsung aktif. WhatsApp belum mengumumkan tanggal penyelesaian distribusi secara menyeluruh. Bagi pengguna di Indonesia, ketersediaan fitur perlu diperiksa langsung melalui aplikasi masing-masing. Jika sudah tersedia, pembaruan ini berpotensi membuat grup yang ramai menjadi lebih mudah dipantau, sekaligus mengurangi risiko informasi penting terlewat di antara tumpukan pesan.