Contact Information

Alamat: Komplek Rumah Susun Petamburan Blok 1 Lantai Dasar, Tanah Abang - Jakpus 10260

We're Available 24/ 7. Call Now.
Elon Musk Dukung Deportasi Imigran Inggris Jelang IPO SpaceX
SHARE:

Jakarta — Elon Musk, CEO SpaceX, kembali menjadi sorotan publik. Ia secara terbuka mendukung deportasi imigran dari Inggris Raya hanya beberapa jam menjelang IPO perusahaannya.

Pernyataan kontroversial itu disampaikan Musk melalui akun X miliknya pada Rabu dan Kamis lalu. Dukungan tersebut memicu perdebatan hangat di media sosial.

Komentar Musk dipicu oleh insiden penusukan terhadap seorang pria Irlandia di Belfast pada Senin malam. Pelaku penusukan adalah seorang pengungsi asal Sudan berusia 30 tahun yang tinggal secara legal di Inggris.

Dalam berbagai unggahannya, Musk mengamplifikasi pernyataan Rupert Lowe. Lowe adalah anggota Parlemen Inggris sekaligus pendiri gerakan anti-imigran Restore Britain.

Salah satu video yang dibagikan Musk menampilkan Lowe menyerukan deportasi migran yang tidak mampu membiayai diri sendiri. Musk juga merespons positif unggahan yang menyebut Inggris memiliki masalah imigrasi.

Musk bahkan menjawab "Yes" pada postingan yang mendukung "reverse mass migration". Unggahan itu juga menyertakan kalimat "Deport the invaders. Imprison the government."

Kemarahan atas serangan pisau tersebut memicu kerusuhan di Belfast. Para pengunjuk rasa membakar mobil, tempat sampah, dan bus kota, serta menargetkan rumah-rumah warga imigran.

Pemadam kebakaran membantu keluarga yang rumahnya dibakar pada Selasa malam. Korban penusukan yang dirawat di rumah sakit meminta ketenangan melalui pernyataan keluarga.

Regulator Inggris Ofcom tidak akan menegur X selama dua bulan ke depan. Keputusan ini terkait unggahan yang dianggap menghasut kekerasan terhadap imigran.

Musk membantah media sosial berkontribusi pada kerusuhan. Ia justru menyalahkan "migran pembunuh" sebagai sumber kemarahan masyarakat.

Saat SpaceX mengajukan IPO ke SEC bulan lalu, perusahaan mengakui risiko dari pernyataan publik Musk. Dokumen IPO menyebut pernyataan Musk bisa berdampak positif atau negatif pada bisnis.

Perusahaan xAI milik Musk yang bergabung dengan SpaceX juga menghadapi gugatan class-action. Gugatan terkait penggunaan foto nyata untuk membuat konten pelecehan seksual anak melalui AI Grok.

Patung tiup Musk setinggi 12 meter muncul di Times Square New York. Patung itu mengingatkan publik tentang kasus yang melibatkan SpaceX dan Grok.

SpaceX mengumumkan akan menjual 555.555.555 saham dengan harga $135 per lembar. IPO dijadwalkan pada Jumat, 12 Juni.

Meski kontroversi terjadi, minat investor terhadap saham SpaceX tetap tinggi. Pedagang ritel dilaporkan telah memesan saham SpaceX senilai $100 miliar.

IPO ini diperkirakan akan menjadikan Musk sebagai triliuner pertama di dunia. Nilai kekayaan Musk diprediksi melonjak drastis setelah pencatatan saham perdana.

Target pendanaan SpaceX melalui IPO ini disebut sebagai yang terbesar dalam sejarah. Perusahaan antariksa itu menargetkan valuasi hingga $1,75 triliun.

Dukungan Musk terhadap deportasi imigran belum mempengaruhi nafsu investor. Permintaan saham SpaceX tetap melonjak menjelang penawaran publik perdana.

IPO SpaceX menjadi salah satu momen paling dinanti di pasar modal global. Kesuksesan IPO ini akan menentukan masa depan perusahaan antariksa milik Musk.

SHARE:

Siap Hadir, Huawei MatePad Mini Unggulkan Desain Ultra Tipis

Infinix Dukung Digitalisasi Pendidikan Berbasis AI di Indonesia Timur