Contact Information

Alamat: Komplek Rumah Susun Petamburan Blok 1 Lantai Dasar, Tanah Abang - Jakpus 10260

We're Available 24/ 7. Call Now.
Diterpa Kritik, Discord Revisi Kebijakan Verifikasi Usia
SHARE:

Technologue.id, Jakarta - Platform komunikasi populer Discord mengumumkan penyesuaian signifikan terhadap rencana kebijakan verifikasi usia yang sebelumnya menuai banyak kritik dari pengguna. Awalnya, kebijakan ini dimaksudkan untuk meningkatkan perlindungan terhadap pengguna muda, namun kekhawatiran terkait privasi dan keamanan data pribadi membuat perusahaan harus mengevaluasi ulang pendekatannya.

Pada awal bulan ini, Discord mengungkap rencana penerapan sistem verifikasi usia yang mengharuskan sebagian pengguna memberikan identitas resmi atau melakukan pemindaian wajah. Namun, respons negatif segera muncul, terutama karena praktik serupa di platform lain kerap dikritik karena risiko penyalahgunaan data.

Sebagai tanggapan, Discord kini memutuskan untuk menunda peluncuran global kebijakan tersebut hingga paruh kedua tahun 2026. Meski demikian, perusahaan tetap akan mematuhi regulasi di negara-negara tertentu yang mewajibkan sistem perlindungan usia bagi pengguna digital.

Salah satu perubahan utama adalah penambahan opsi verifikasi. Selain metode berbasis identitas atau biometrik, pengguna nantinya dapat memilih verifikasi melalui kartu kredit. Pendekatan ini dinilai lebih ramah privasi karena tidak mengharuskan pengguna membagikan dokumen identitas atau data biometrik.

Menurut salah satu pendiri sekaligus CTO Discord, Stanislav Vishnevskiy, sistem ini dirancang agar hanya mengonfirmasi usia tanpa mengungkap identitas pengguna. Ia juga menekankan bahwa kurang dari 10 persen pengguna yang kemungkinan perlu melalui proses verifikasi tersebut.

Selain itu, Discord berkomitmen untuk meningkatkan transparansi terkait vendor pihak ketiga yang terlibat dalam proses verifikasi. Perusahaan menegaskan bahwa teknologi pemindaian wajah hanya akan digunakan jika seluruh proses dilakukan langsung di perangkat pengguna (on-device), tanpa mengirim data ke server eksternal. Dalam konteks ini, Discord menyebut bahwa mereka tidak akan bekerja sama dengan Persona karena dinilai belum memenuhi standar privasi yang ditetapkan.

Tak hanya soal verifikasi, Discord juga mengembangkan fitur baru berupa saluran “spoiler” khusus. Fitur ini memungkinkan server dengan konten terbatas usia tetap berjalan tanpa harus mewajibkan seluruh anggota melakukan verifikasi. Dengan demikian, pengalaman pengguna tetap fleksibel tanpa mengorbankan aspek keamanan.

SHARE:

Oppo Find N6 Muncul dengan Desain Baru

Indosat Luncurkan Platform AI Paling Indonesia untuk Semua