Contact Information

Alamat: Komplek Rumah Susun Petamburan Blok 1 Lantai Dasar, Tanah Abang - Jakpus 10260

We're Available 24/ 7. Call Now.
Daihatsu Bekali 14 SMK dengan Alat Praktik dan Pusat Keahlian Otomotif
SHARE:

Jakarta – PT Astra Daihatsu Motor (ADM) memperkuat pelatihan tenaga kerja otomotif melalui peresmian pusat praktik dan penyerahan 14 unit alat pembelajaran kepada sekolah menengah kejuruan (SMK). Program tersebut menjadi bagian dari Daihatsu Vocational Expo 2026 yang pertama kali diselenggarakan di Klaten, Jawa Tengah. Kegiatan berlangsung di SMK Muhammadiyah 2 Jatinom, Kamis (29/10/2026), dengan melibatkan pemerintah, sekolah, dan pelaku industri otomotif.

Daihatsu menargetkan peningkatan keterampilan siswa melalui pembelajaran praktik yang disesuaikan dengan kebutuhan tenaga kerja manufaktur. Dalam keterangan resminya, Daihatsu menyebut program pendidikan vokasi yang dijalankan sejak 2010 telah menjangkau 445 SMK di berbagai daerah. Perusahaan mencatat lebih dari 50.000 penerima manfaat melalui pelatihan siswa, peningkatan kompetensi guru, dan penyediaan fasilitas pembelajaran.

Pada Daihatsu Vocational Expo 2026, perusahaan bersama pemerintah meresmikan Daihatsu School Skill Center (DSSC) di SMK Muhammadiyah 2 Jatinom. Fasilitas tersebut difungsikan sebagai pusat pembelajaran otomotif dengan pendekatan praktik yang mengacu pada kebutuhan industri. Daihatsu juga meluncurkan pengembangan fasilitas pelatihan DOJO yang menerapkan standar keterampilan dan budaya kerja manufaktur perusahaan.

Melalui fasilitas ini, siswa diperkenalkan dengan prosedur kerja, penggunaan peralatan, serta proses produksi yang diterapkan di industri otomotif. Selain meresmikan pusat pelatihan, Daihatsu menyerahkan 14 unit alat praktik berupa bodi dan mesin kendaraan kepada 14 SMK binaan. Bantuan tersebut ditujukan untuk mendukung pembelajaran komponen kendaraan dan memberikan kesempatan praktik langsung kepada siswa.

Direktur PT Astra Daihatsu Motor Rokky Irvayandi mengatakan dunia industri membutuhkan tenaga kerja dengan keterampilan teknis dan sikap kerja yang sesuai. Karena itu, pembelajaran siswa SMK perlu didukung fasilitas praktik serta pengenalan lingkungan kerja sebelum mereka lulus. "Kami berharap kontribusi Daihatsu dapat terus selaras dengan prioritas pendidikan nasional dalam mendukung Deep Learning (Pembelajaran Mendalam), dan memperkuat sinergi SMK dengan industri," ujar Rokky.

Menurut Rokky, kerja sama antara pemerintah, sekolah, guru, dan pelaku industri menjadi faktor penting dalam mempersiapkan lulusan pendidikan vokasi. Kolaborasi tersebut diperlukan agar keterampilan yang diperoleh siswa dapat diterapkan ketika memasuki dunia kerja. Ia menilai sinergi semacam ini juga sejalan dengan berbagai inisiatif pembelajaran digital yang tengah digalakkan di berbagai daerah.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti turut hadir sekaligus meresmikan kegiatan dan fasilitas DSSC di SMK Muhammadiyah 2 Jatinom. Ia menilai pembelajaran berbasis industri perlu menggabungkan keterampilan teknis dengan pembentukan karakter siswa. "Konsep teaching factory tidak hanya berorientasi pada penguasaan materi dan keterampilan teknis, tetapi juga mengintegrasikan pendidikan karakter dalam setiap proses pembelajaran," kata Abdul Mu'ti.

Kegiatan tersebut juga dihadiri Direktur Jenderal Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus Tatang Muttaqin, Direktur SMK Arie Wibowo, serta Plt Bupati Klaten Mahanni Yulindha Pratiwi. Kepala Dinas Pendidikan Jawa Tengah Sadimin turut hadir bersama perwakilan sekolah dan industri. Kehadiran sejumlah pejabat tersebut menegaskan dukungan pemerintah terhadap pengembangan pendidikan vokasi berbasis kebutuhan industri.

Mengusung tema Sinergi Deep Learning Vokasi Bertalenta, Daihatsu Vocational Expo 2026 menampilkan berbagai karya dan keterampilan siswa SMK binaan dari sejumlah daerah. Pengunjung juga dapat menyaksikan praktik bengkel, kegiatan pelatihan DOJO, serta mencari informasi lowongan pekerjaan melalui bursa kerja. Melalui kegiatan tersebut, siswa mendapat kesempatan memperlihatkan kemampuan yang telah dipelajari sekaligus mengenal kebutuhan industri secara langsung.

Bursa kerja yang disediakan juga menjadi sarana mempertemukan calon lulusan dengan informasi peluang pekerjaan. Langkah ini dinilai relevan di tengah kebutuhan industri otomotif akan tenaga kerja terampil yang siap pakai. Dengan begitu, siswa tidak hanya memperoleh bekal teknis, tetapi juga akses informasi karier sejak dini.

Daihatsu telah menjalankan program Pintar Bersama Daihatsu selama 16 tahun melalui kerja sama dengan pemerintah, sekolah, dan mitra industri. Program ini mencakup penyelarasan kurikulum, pelatihan guru, peningkatan keterampilan siswa, serta penyediaan sarana praktik otomotif. Pendekatan serupa juga terlihat pada berbagai program dukungan pembelajaran yang melibatkan perusahaan swasta.

Salah satu pendekatan yang digunakan adalah teaching factory, yakni pembelajaran berbasis proses kerja dan standar yang diterapkan di lingkungan industri. Melalui konsep tersebut, siswa tidak hanya mempelajari teori otomotif, tetapi juga menjalankan praktik menggunakan peralatan dan prosedur kerja. Model ini diharapkan mempersempit kesenjangan antara kompetensi lulusan SMK dan kebutuhan nyata di lantai produksi.

Pada GIIAS 2026, Daihatsu melaporkan program pendidikan vokasinya telah menjangkau lebih dari 35.000 siswa dan 3.000 guru. Perusahaan juga menggelar kompetisi keterampilan otomotif untuk mengukur kemampuan siswa dan guru dari sekolah binaannya. Capaian tersebut menjadi indikator konsistensi Daihatsu dalam membina pendidikan vokasi selama lebih dari satu dekade.

Dalam Daihatsu Vocational Expo 2026, perusahaan turut memperbarui komitmen kerja sama dengan SMK binaan untuk melanjutkan pengembangan pendidikan vokasi. Kerja sama tersebut diarahkan pada peningkatan fasilitas pembelajaran dan kemampuan lulusan agar lebih sesuai dengan kebutuhan industri otomotif. Pembaruan komitmen ini sekaligus menegaskan posisi Daihatsu sebagai salah satu pelaku industri yang aktif mendukung pendidikan vokasi nasional.

[ META_DESCRIPTION] Daihatsu meresmikan DSSC dan menyerahkan 14 alat praktik ke SMK binaan di Klaten lewat Daihatsu Vocational Expo 2026.

SHARE: