Contact Information

Alamat: Komplek Rumah Susun Petamburan Blok 1 Lantai Dasar, Tanah Abang - Jakpus 10260

We're Available 24/ 7. Call Now.
BYD Yangwang Pamer Sedan Mewah Mirip Rolls-Royce, Kandidat Mobil Baterai Solid-State
SHARE:

Jakarta, Technologue.id — BYD kembali mencuri perhatian dunia otomotif. Kali ini melalui merek premium mereka, Yangwang, yang baru saja merilis gambar resmi pertama untuk sebuah sedan flagship yang diklaim memiliki proporsi menyerupai Rolls-Royce Phantom.

Sedan ini bukan sekadar mobil mewah biasa. Berbagai laporan dari media China menyebutkan bahwa model ini adalah kandidat terkuat untuk menjadi mobil pertama BYD yang menggunakan baterai solid-state. Teknologi ini telah lama dinanti sebagai terobosan besar di industri kendaraan listrik global.

Gambar teaser tersebut dibagikan langsung oleh General Manager Yangwang, Hu Xiaoqing, melalui akun Weibo pribadinya. Dalam unggahannya, ia mendeskripsikan mobil ini sebagai hasil dari pengembangan selama tiga tahun dan menyebutnya sebagai sedan eksekutif ultra-mewah yang membawa bahasa desain khas merek tersebut.

Menariknya, nama resmi untuk sedan ini belum final. Secara internal, BYD menyebutnya dengan kode "HU". Mobil ini sebelumnya pernah tertangkap kamera mata-mata tahun ini di fasilitas BYD bersama sebuah SUV mewah berukuran besar. Ini menjadi konfirmasi pertama dari perusahaan bahwa sedan tersebut memang sedang dalam tahap pengembangan.

Dari segi desain, gambar yang beredar menunjukkan profil tiga kotak yang tegak dengan kap mesin panjang. Bagian depan mengadopsi gaya "ding" kotak khas SUV Yangwang U8. Detail paling mencolok adalah penempatan gagang pintu yang mengonfirmasi penggunaan pintu coach door atau pintu belakang yang terbuka secara terbalik, sebuah fitur pertama untuk model BYD mana pun.

Selain itu, terlihat unit lidar yang terpasang di atap mobil, menandakan kemampuan berkendara otonom tingkat tinggi. Namun, Yangwang belum memperlihatkan bagian interior dari sedan mewah ini. Mereka masih menyimpan detail kabin sebagai kejutan tersendiri.

Isu mengenai baterai solid-state menjadi sorotan utama. Executive Vice President BYD, Stella Li, awal bulan ini menyatakan bahwa perusahaan akan meluncurkan kendaraan pertamanya dengan baterai solid-state pada tahun 2027. Ia juga menegaskan bahwa BYD saat ini berada dalam posisi terdepan dalam teknologi tersebut.

Lengan bisnis baterai BYD, FinDreams, berencana memulai produksi terbatas sel all-solid-state berbasis sulfida pada tahun 2027. Produksi massal baru akan ditingkatkan skalanya pada tahun 2030. Sumber-sumber China yang dilaporkan oleh CarNewsChina menempatkan sedan Yangwang ini sebagai yang pertama dalam antrean penggunaan baterai tersebut.

Sebuah flagship bervolume rendah memang cocok untuk baterai yang pada awalnya akan mahal dan langka. Salah satu teaser juga menunjukkan mobil tersebut berada di stasiun Flash Charging BYD, yang mengindikasikan dukungan pengisian daya kelas megawatt. Namun, baik BYD maupun Yangwang belum mengonfirmasi spesifikasi baterai ini secara resmi.

CarNewsChina memperkirakan versi solid-state ini akan diposisikan di atas trim standar yang menggunakan Blade Battery 2.0. Hal ini sejalan dengan pandangan Chief Scientist BYD, Lian Yubo, yang menyatakan bahwa sel baterai cair dan solid-state akan hidup berdampingan selama 15 hingga 20 tahun ke depan.

Yangwang memang dikenal sebagai wadah bagi berbagai terobosan teknologi BYD. SUV U8 memperkenalkan platform empat motor e4, sementara supercar U9 telah membawa baterai Blade generasi kedua dan Flash Charging. BYD juga menyatakan bahwa U9 Xtreme akan mencoba menembus kecepatan 500 km/jam pada bulan November mendatang.

Sedan baru ini diperkirakan akan menggunakan platform empat motor yang sama dan sistem bantuan pengemudi DiPilot tingkat atas dari BYD. Sayangnya, Yangwang tidak dijual di luar China. BYD juga belum memberikan harga atau tanggal peluncuran resmi untuk model ini. Sedan yang saat ini dijual oleh merek tersebut adalah U7.

Di Selandia Baru, kehadiran premium BYD disalurkan melalui Denza. Model Z9GT saat ini sedang dalam aktivitas pra-peluncuran di sana, seiring grup tersebut melewati 15.000 kendaraan di jalanan lokal. Langkah ini menunjukkan ambisi global BYD yang tidak hanya fokus pada pasar domestik.

Kehadiran sedan ini juga memberikan BYD target dalam persaingan baterai solid-state global. ProLogium telah memulai produksi bulan ini, dan sebagian besar rival China menargetkan uji coba pada tahun 2027. Persaingan menuju elektrifikasi penuh semakin memanas.

Bagi konsumen di Indonesia, perkembangan ini menjadi sinyal bahwa teknologi kendaraan listrik terus berevolusi dengan cepat. Meskipun Yangwang belum masuk pasar lokal, inovasi yang dikembangkan di sana sering kali menetes ke model-model BYD yang lebih terjangkau. Anda bisa memantau Fitur ADAS yang terus dikembangkan.

Selain itu, bagi Anda yang sedang mencari mobil listrik terjangkau, perbandingan model seperti Mobil Listrik Rp200 Jutaan bisa menjadi referensi menarik. Sementara untuk pasar premium, Denza Z9 GT dikabarkan akan segera hadir di Indonesia. Simak informasi mengenai Denza Z9 GT untuk detail lebih lanjut.

Dengan langkah ini, BYD tidak hanya bersaing di segmen massal, tetapi juga menantang dominasi merek-merek mewah Eropa. Teknologi baterai solid-state menjadi kunci utama dalam perlombaan ini. Kita tunggu saja bagaimana realisasi rencana ambisius tersebut dalam beberapa tahun ke depan.

SHARE: