Jakarta, Technologue.id — BYD mulai membuka informasi mengenai Seagull generasi kedua. Mobil listrik mungil yang menjadi salah satu model penting dalam lini Ocean BYD ini akan mendapatkan perubahan cukup besar, terutama pada dimensi, desain, kapasitas penumpang, dan tenaga motor.
Informasi terbaru muncul setelah Zhang Zhuo, General Manager BYD Ocean lineup sales division, membagikan sejumlah sketsa desain melalui Weibo pada Selasa, 22 September 2026. Ia menyebut Seagull generasi kedua hadir dengan perubahan garis bodi dan permukaan desain yang diperbarui.
Model yang sebelumnya banyak disebut sebagai "Big Seagull" tersebut kini dikonfirmasi menggunakan nama resmi Seagull generasi kedua. Langkah ini menegaskan posisi model tersebut sebagai salah satu tulang punggung BYD di segmen kendaraan listrik entry-level.
Desain Eksterior Lebih Sporty
Sketsa yang dibagikan BYD memperlihatkan perubahan pada tampilan eksterior. Bagian depan menggunakan desain lampu yang menyerupai bentuk trisula. Profil samping juga terlihat berbeda.
Garis sabuk yang menanjak serta atap bergaya floating roof memberikan kesan lebih sporty dibandingkan model sebelumnya. BYD belum mengungkap tanggal peluncuran maupun harga Seagull generasi kedua.
Namun, Zhang sebelumnya mengatakan bahwa model baru tersebut ditargetkan meluncur pada 2026. Penyegaran desain ini menjadi sinyal bahwa BYD ingin menjaga daya tarik Seagull di tengah persaingan mobil listrik yang semakin ketat.
Perubahan desain tersebut juga sejalan dengan tren mobil listrik 2026 yang mengedepankan tampilan lebih modern dan aerodinamis.
Dimensi Bertambah SignifikanPerubahan terbesar terdapat pada dimensi. Berdasarkan dokumen regulasi Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi China (MIIT) yang diterbitkan 10 Juli, mobil ini memiliki panjang 4.205 mm, lebar 1.810 mm, tinggi 1.570 mm, serta wheelbase 2.650 mm.
Jika dibandingkan generasi sebelumnya, panjang bodi bertambah 425 mm, sedangkan jarak sumbu rodanya meningkat 150 mm. Perubahan tersebut juga berdampak pada kapasitas kabin.
Seagull generasi kedua kini memiliki konfigurasi lima penumpang, bertambah dari empat penumpang pada model sebelumnya. Dengan ukuran tersebut, dimensinya semakin mendekati BYD Dolphin.
Baca Juga:
BYD mengajukan dua varian mobil listrik untuk Seagull generasi kedua. Keduanya menggunakan motor listrik permanent magnet dengan tenaga maksimum 95 kW atau sekitar 127 hp.
Angka tersebut meningkat cukup jauh dibandingkan generasi sebelumnya yang memiliki output maksimum 55 kW. Untuk sumber energi, kedua varian menggunakan baterai lithium iron phosphate (LFP).
Salah satu varian juga menawarkan perangkat bantuan berkendara yang lebih lengkap dengan opsi LiDAR serta radar depan, belakang, dan samping. BYD sebelumnya sudah menawarkan LiDAR pada Seagull 2026 yang diluncurkan pada Mei.
Sistem God's Eye B pada model tersebut mendukung fitur navigasi berbantuan untuk berkendara di area perkotaan. Kehadiran teknologi ini menjadi salah satu nilai jual utama bagi konsumen yang mencari mobil listrik dengan fitur canggih.
Penjualan Seagull dan Tantangan PasarSeagull merupakan salah satu model penting dalam portofolio Ocean BYD. Model ini mencatat penjualan tinggi sejak diperkenalkan pada April 2023. Sepanjang 2025, penjualan Seagull mencapai 529.537 unit.
Total penjualan sejak debut hingga akhir Agustus 2026 juga telah melampaui 1,5 juta unit. Meski demikian, performa penjualan pada 2026 mengalami tekanan yang cukup terasa.
Seagull terjual 36.106 unit pada Agustus, naik 5,56 persen secara tahunan dan 29,08 persen dibandingkan Juli. Kenaikan pada Agustus sekaligus mengakhiri tren penurunan penjualan tahunan selama 12 bulan berturut-turut.
Namun, jika dihitung sejak Januari hingga Agustus 2026, penjualan Seagull mencapai 227.251 unit, turun 37,50 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Kondisi ini menunjukkan pasar mobil listrik mungil tengah menghadapi tantangan tersendiri.
Sejumlah faktor seperti persaingan model baru dan dinamika harga menjadi penyebabnya. Fenomena serupa juga terlihat di pasar global, termasuk pada harga mobil listrik bekas yang mengalami penurunan tajam.
Strategi BYD di Segmen Entry-LevelSeagull generasi kedua hadir ketika BYD melakukan penyegaran terhadap salah satu model listrik utamanya. Dengan bodi yang lebih besar, kabin lima penumpang, tenaga lebih tinggi, serta opsi perangkat bantuan berkendara, mobil ini membawa perubahan cukup signifikan dibandingkan generasi sebelumnya.
Langkah ini memperlihatkan strategi BYD untuk memperkuat posisinya di segmen mobil listrik terjangkau. Model ini juga diprediksi menjadi acuan bagi kompetitor yang ingin bersaing di kelas serupa.
Di pasar global, persaingan di segmen ini semakin ramai dengan kehadiran sejumlah merek baru. Sebagai gambaran, VinFast kirim 21.781 unit mobil listrik pada Juli 2026 dengan model mungil sebagai penyumbang utama.
Hingga kini BYD belum mengumumkan jadwal peluncuran resmi maupun harga Seagull generasi kedua. Informasi lebih lanjut diperkirakan akan menyusul seiring mendekatnya waktu peluncuran pada 2026.