Jakarta - Technologue.id. Performa iron play Brooks Koepka sejak kembali ke PGA Tour memang luar biasa. Namun, masalah tak terduga justru datang dari klub yang paling diandalkan untuk jarak jauh.
Pebalap golf profesional asal Amerika Serikat itu mengungkapkan bahwa driver miliknya mengalami kerusakan. Alat utama itu disebut merugikannya enam hingga tujuh pukulan di turnamen Valspar Championship pekan lalu.
"Kepalanya sedikit penyok," kata Koepka dalam konferensi pers di Texas Children's Houston Open, Rabu (26/3/2026). Ia menduga ada retak kecil atau masalah lain pada kepala driver Titleist GT3-nya.
Kerusakan baru terdeteksi ketika ia melakukan tes menggunakan unit TrackMan di Houston, Selasa. Data menunjukkan performa klub tidak optimal. "Itu sedikit terlalu berputar (spiny)," ujarnya.
Koepka mengaku sudah menyelesaikan masalah tersebut dengan timnya. Namun, kerugian akibat driver yang bermasalah sudah terlanjur terjadi. "Itu merugikan saya mudah-mudahan enam, tujuh pukulan pekan lalu," katanya.
Baca Juga:
Jika klaimnya benar, Koepka bisa saja bersaing ketat di papan atas Valspar. Alih-alih, ia finis dengan skor empat di bawah par, tertinggal tujuh pukulan dari pemenang Matt Fitzpatrick.
Masalah driving ini kontras dengan permainan iron-nya yang sangat solid. Koepka bahkan memimpin kategori strokes gained: approach the green di PGA Tour dengan keunggulan 1,089 pukulan.
"Pukulan bola terasa sangat, sangat bagus," kata Koepka tentang kondisi permainannya secara umum. "Semua sedang tren ke arah yang baik."
Namun, konsistensi dari fairway tidak terbawa ke tee box. Ia menempati peringkat 151 dalam akurasi driving dengan persentase hanya 51,61%. Usai ronde ketiga Valspar, Koepka menyebut driving-nya "mengerikan".
Dua kesalahan driving di hole 10 dan 16 par-4 menyebabkan satu bogey dan satu double bogey. "Itu benar-benar merugikan saya," akunya. "Cuma menempatkannya di posisi terburuk."
Sebelum menemukan kerusakan fisik pada klub, Koepka sempat kebingungan. Ia mencoba berbagai penyesuaian mekanis, alignment, dan posisi bola. "Saya tidak tahu persis apa itu," katanya saat itu.
Kerusakan kepala driver pada pemain top memang hal biasa. Kecepatan ayunan ekstrem dan ketebalan face yang minimal membuatnya rentan aus. Kadang kerusakan terlihat jelas seperti penyok, kadang sangat halus.
Koepka kini fokus pada turnamen di Houston. Ia dijadwalkan tee off Kamis pukul 13.53 waktu setempat bersama Jake Knapp dan Michael Thorbjornsen. Targetnya adalah tampil kompetitif sebelum Augusta.
"Saya suka cara saya bermain," kata Koepka. "Hanya ingin menempatkan diri dalam posisi bersaing di sini untuk pertama kalinya sebelum Augusta."
Kembalinya Koepka ke PGA Tour pada Januari lalu memang dinanti. Performanya menunjukkan bahwa permainan golf kelas major-nya perlahan pulih. Kendala teknis seperti driver rusak menjadi pelajaran berharga.
Insiden ini mengingatkan betapa detail peralatan sangat krusial di level profesional. Satu masalah kecil bisa mengubah jalannya turnamen dan merugikan banyak pukulan.