Contact Information

Alamat: Komplek Rumah Susun Petamburan Blok 1 Lantai Dasar, Tanah Abang - Jakpus 10260

We're Available 24/ 7. Call Now.
Bocoran Tes Baterai Samsung 12.000mAh dan 18.000mAh, Era Baru Daya Tahan Ponsel Dimulai
SHARE:

Technologue.id, Jakarta – Samsung dilaporkan sedang menguji teknologi baterai silicon-carbon berkapasitas sangat besar yang mencapai 12.000mAh hingga 18.000mAh untuk perangkat mobile masa depan. Bocoran laporan pengujian internal menunjukkan perusahaan Korea Selatan tersebut sedang mengeksplorasi baterai berkapasitas tinggi tanpa meningkatkan ukuran perangkat secara drastis.

Informasi tersebut berasal dari laporan uji teknis yang mengungkap adanya dua prototipe baterai berbeda yang sedang dikembangkan Samsung menggunakan material silicon-carbon generasi terbaru. Teknologi ini disebut mampu meningkatkan kepadatan energi baterai secara signifikan dibandingkan baterai lithium-ion konvensional yang saat ini digunakan sebagian besar smartphone.

Baca Juga: Bocor, Vivo X300 Ultra Bawa Kamera Monster 200MP

Dalam laporan tersebut, prototipe pertama memiliki kapasitas sekitar 12.000mAh yang dirancang untuk smartphone flagship masa depan dengan kebutuhan daya tinggi. Prototipe kedua bahkan mencapai kapasitas sekitar 18.000mAh yang kemungkinan ditujukan untuk perangkat dengan layar besar, seperti tablet atau laptop ringan.

Teknologi silicon-carbon memungkinkan baterai menyimpan energi lebih besar dengan ukuran fisik yang relatif tetap karena material silikon memiliki kepadatan energi lebih tinggi dibanding grafit tradisional. Dengan pendekatan ini, produsen dapat meningkatkan daya tahan baterai tanpa membuat perangkat terlalu tebal atau berat.

Keunggulan lain dari baterai silicon-carbon adalah efisiensi pengisian daya yang lebih baik serta potensi peningkatan siklus penggunaan baterai dalam jangka panjang. Teknologi ini juga mampu mengurangi degradasi baterai yang biasanya terjadi setelah ratusan siklus pengisian.

Selain itu, baterai generasi baru tersebut diperkirakan tetap mendukung teknologi pengisian cepat yang saat ini menjadi standar smartphone premium. Dengan kapasitas jauh lebih besar, pengguna berpotensi mendapatkan waktu penggunaan perangkat hingga beberapa hari dalam satu kali pengisian.

Baca Juga: Lenovo Pamer Laptop Gaming Futuristik Layar Lipat, Bisa Jadi Konsol dan Mini PC Sekaligus

Meski masih dalam tahap pengujian internal, teknologi baterai ini berpotensi digunakan pada perangkat Samsung generasi berikutnya dalam beberapa tahun mendatang. Hingga saat ini belum ada konfirmasi resmi mengenai produk smartphone atau tablet pertama yang akan menggunakan teknologi tersebut.

Strategi Samsung mengembangkan baterai berkapasitas sangat besar menunjukkan upaya perusahaan untuk meningkatkan pengalaman penggunaan smartphone modern. Kebutuhan daya yang semakin tinggi dari chipset, layar, dan kamera membuat teknologi baterai menjadi fokus utama inovasi industri mobile.

Jika teknologi ini benar-benar berhasil dikomersialisasikan, dampaknya bisa sangat besar terhadap industri smartphone global. Baterai dengan kapasitas lebih dari 10.000mAh pada perangkat tipis berpotensi mengubah standar daya tahan smartphone modern.

Ke depan, teknologi silicon-carbon dapat menjadi salah satu solusi utama untuk meningkatkan daya tahan perangkat tanpa mengorbankan desain. Hal ini juga dapat membuka peluang munculnya generasi baru smartphone dengan performa tinggi tetapi tetap hemat energi.

SHARE:

Xiaomi Indonesia Raih Predikat Vendor Tablet Nomor Satu 2025

ByteDance Tunda Peluncuran Global Seedance 2.0 Usai Diprotes Studio Hollywood