Contact Information

Alamat: Komplek Rumah Susun Petamburan Blok 1 Lantai Dasar, Tanah Abang - Jakpus 10260

We're Available 24/ 7. Call Now.
Bird Studio Akira Toriyama Dibongkar, Saksi Lahirnya Dragon Ball Kini Hilang
SHARE:

Jakarta, Technologue.id — Kabar menyedihkan datang dari dunia manga dan anime. Bird Studio, tempat Akira Toriyama melahirkan berbagai karya legendaris termasuk Dragon Ball, dilaporkan telah selesai dibongkar. Hilangnya bangunan tersebut sekaligus menandai berakhirnya satu bagian penting dari perjalanan kreatif sang mangaka legendaris asal Jepang itu.

Akira Toriyama meninggal dunia pada 1 Maret 2024. Lebih dari dua tahun setelah kepergiannya, warisan kreatif yang ditinggalkannya masih menjadi bagian penting dalam industri hiburan global. Namun, kini salah satu tempat yang menyimpan sejarah perjalanan kariernya tidak lagi berdiri.

Bird Studio didirikan Toriyama setelah kesuksesan manga Dr. Slump pada awal 1980-an. Studio tersebut menjadi markas sekaligus tempat sang kreator mengembangkan berbagai proyek sepanjang kariernya. Dari tempat inilah sejumlah karya besar lahir, termasuk Dragon Ball dan Dragon Quest.

Kedua judul tersebut memiliki pengaruh besar terhadap perkembangan manga, anime, hingga industri video game. Karena itu, pembongkaran Bird Studio bukan sekadar hilangnya sebuah bangunan. Tempat tersebut memiliki nilai historis tersendiri bagi perjalanan industri hiburan Jepang, terutama bagi penggemar karya-karya Toriyama.

Studio Bersejarah Akira Toriyama yang Melahirkan Dragon Ball Kini Telah Dibongkar

Keputusan untuk merobohkan bangunan tersebut juga disayangkan karena Bird Studio dinilai layak dipertahankan sebagai situs bersejarah atau landmark budaya. Keberadaannya dapat menjadi pengingat perjalanan seorang kreator yang karyanya dikenal lintas generasi. Sebelumnya, kabar duka kepergian sang kreator juga sempat diulas dalam artikel Kreator Dragon Ball.

Kabar pembongkaran tersebut turut mengundang reaksi emosional dari sejumlah orang yang pernah bekerja bersama Toriyama. Kazuhiko Torishima, editor pertama Toriyama, menjadi salah satu sosok yang menyampaikan kesedihannya melalui media sosial X. Ia mengenang Bird Studio sebagai tempat yang rutin dikunjunginya setiap bulan dan menjadi lokasi lahirnya berbagai karakter serta karya ikonik.

"Tempat yang saya kunjungi sebulan sekali. Tempat lahirnya berbagai macam karakter dan karya kini menghilang. Dia benar-benar telah pergi," tulis Torishima.

Kedekatan Torishima dengan Toriyama sudah terjalin sejak awal perjalanan karier sang mangaka. Hubungan keduanya bahkan tetap terjaga meskipun pengelolaan Dragon Ball telah berpindah ke editor lain. Kesedihan juga disampaikan Chikashi Kubota, kepala direktur animasi film Dragon Ball Super: Super Hero.

Kubota pernah bekerja langsung dengan Toriyama dalam produksi film tersebut. Ia menilai pembongkaran kediaman Toriyama terjadi terlalu cepat. Ia mengaku terpukul karena tempat yang memiliki hubungan erat dengan kehidupan sang kreator kini harus menghilang.

"Rasanya terlalu cepat jika rumah Toriyama-sensei harus dibongkar. Ini benar-benar menyayat hati," tulis Kubota.

Berdasarkan informasi dari masyarakat setempat di Jepang, proses pembongkaran Bird Studio telah rampung. Bangunan yang selama puluhan tahun menjadi bagian dari kehidupan dan perjalanan kreatif Toriyama tersebut kini sudah tidak ada. Jejak pengaruhnya di industri game pun tetap terasa lewat waralaba yang lahir dari studio ini.

Hilangnya Bird Studio juga menghadirkan babak baru dalam sejarah Dragon Ball. Ketika manga Dragon Ball Super nantinya kembali berlanjut, Toyotarou tidak lagi memiliki kesempatan untuk meneruskan kisah tersebut dari studio yang sama dengan tempat Toriyama mengembangkan cerita sejak 1984. Sejumlah proyek turunan waralaba ini juga sempat mewarnai industri game, seperti yang terlihat pada Dragon Ball FighterZ.

Meski demikian, pengaruh Akira Toriyama tidak akan berhenti bersama runtuhnya Bird Studio. Karakter, cerita, dan dunia yang ia ciptakan telah menjadi bagian dari budaya populer dunia. Bagi jutaan penggemar, karya-karyanya akan tetap hidup meskipun tempat yang menjadi saksi kelahirannya kini tinggal kenangan.

[ META_DESCRIPTION] Bird Studio, tempat Akira Toriyama melahirkan Dragon Ball dan Dragon Quest, telah selesai dibongkar. Simak reaksi editor dan animator atas hilangnya studio bersejarah ini.

SHARE:

Logitech Road to MX Fest 2026 Dimulai dari Surabaya

Inklusi Keuangan 93,61 Persen, Literasi Proteksi Masih Jadi PR