Technologue.id, Jakarta – Samsung kembali memperluas lini Galaxy S Series melalui Galaxy S26 FE. Smartphone ini menyasar konsumen yang ingin merasakan pengalaman kelas flagship, tetapi dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan seri Galaxy S reguler.
Menariknya, Samsung mengungkap bahwa pengguna utama Galaxy S26 FE bukan hanya pemilik Galaxy S Series, tetapi juga pengguna Galaxy A Series yang ingin melakukan upgrade.
Ilham Indrawan, MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia menjelaskan bahwa berdasarkan data internal Samsung, hampir 60 persen pengguna Galaxy S25 FE sebelumnya merupakan pengguna yang melakukan upgrade dari lini Galaxy A. Mereka antara lain pengguna Galaxy A52s, A53 hingga A73 yang kemudian beralih ke perangkat Fan Edition.
Selain itu, Galaxy S FE juga menjadi pilihan bagi pengguna Galaxy S yang sudah menggunakan perangkatnya selama beberapa tahun, seperti pemilik Galaxy S21, S22, atau S23. Kelompok pengguna lain yang turut menjadi sasaran adalah konsumen non-Samsung yang ingin mulai masuk ke ekosistem Galaxy S.
"Kalau lihat dari data internal kita, pengguna S26 FE ini adalah para upgraders-nya A series. Orang-orang yang mungkin selama ini, saya pakai A53, A52S yang fenomenal banget waktu itu. terus kemudian A53 atau A73. Selain itu, mungkin pengguna S series tapi yang sudah 4 tahun lalu mereka belinya. Misalnya S22, S21, S23. mereka banyak yang pada akhirnya memilih S FE sebagai device berikutnya. Nah, ini yang kita lihat sebagai opportunity dari upgraders para S series ini. S25 FE tahun lalu itu salah satu device yang berhasil untuk menarik para pengguna," tutur Ilham dalam acara Meet The New Galaxy S26 FE, Senin (7/9).

Samsung pun membawa sejumlah peningkatan pada Galaxy S26 FE untuk menarik kelompok konsumen tersebut.
Salah satu peningkatan utama Galaxy S26 FE berada di sektor kamera. Samsung membekali perangkat ini dengan konfigurasi tiga kamera belakang yang terdiri dari kamera wide, ultra-wide, dan telephoto.
Samsung juga meningkatkan pengalaman kamera depan dengan kamera selfie 12 MP yang kini menawarkan sudut pandang lebih lebar hingga 85 derajat. Peningkatan ini ditujukan untuk memudahkan pengguna mengambil foto grup maupun membuat konten seperti vlog dan selfie.
Samsung menyebut pengguna Galaxy S FE, termasuk Galaxy S26 FE, memiliki tingkat penggunaan kamera yang tinggi. Karena itu, perusahaan memberikan sejumlah fitur kamera dan video yang sebelumnya identik dengan perangkat kelas flagship.
Salah satunya adalah My Fancam, yang untuk pertama kalinya hadir di lini Galaxy S melalui Galaxy S26 FE. Fitur ini sebelumnya diperkenalkan pada perangkat foldable Samsung.
Ada pula fitur Horizontal Lock yang dirancang untuk membantu menghasilkan video dengan orientasi tetap horizontal sehingga pengguna tidak perlu terlalu khawatir terhadap hasil video yang miring atau shaky ketika merekam.
Galaxy S26 FE juga membawa Photo Assist with Prompt yang memungkinkan pengguna melakukan pengeditan foto menggunakan perintah berbasis bahasa natural melalui Galaxy AI. Pengguna dapat memberikan instruksi dalam bahasa Indonesia untuk melakukan perubahan tertentu pada foto.
Selain itu, Samsung turut mengintegrasikan kemampuan Gemini untuk membantu pengguna membuat konten berbasis foto dan video. Pengguna dapat memberikan gambar sebagai referensi dan menggunakan prompt untuk menghasilkan konten video sesuai konsep yang diinginkan.
Samsung juga menjadikan Galaxy AI sebagai salah satu daya tarik utama Galaxy S26 FE.
Perusahaan mengklaim berbagai pengalaman Galaxy AI yang tersedia pada Galaxy S Series dan perangkat foldable turut dibawa ke Galaxy S26 FE. Fitur yang ditawarkan mencakup Circle to Search, Gemini Live serta sejumlah kemampuan AI untuk produktivitas dan pengolahan konten.
Dengan kelengkapan tersebut, Galaxy S26 FE diposisikan sebagai salah satu perangkat dengan harga lebih terjangkau untuk mendapatkan pengalaman Galaxy AI yang lebih lengkap.

Untuk mendukung berbagai fitur AI tersebut, Galaxy S26 FE menggunakan chipset Exynos 2500 dengan proses fabrikasi 3 nanometer.
Samsung menyebut penggunaan chipset tersebut memberikan peningkatan performa dibandingkan generasi sebelumnya. Performa NPU untuk pemrosesan AI diklaim meningkat hingga 51 persen, sementara performa GPU meningkat hingga 24 persen dan CPU hingga 11 persen.
Selain meningkatkan performa, fabrikasi 3nm juga ditujukan untuk meningkatkan efisiensi daya.
Galaxy S26 FE sendiri dibekali baterai berkapasitas 4.900 mAh, yang diharapkan mampu menunjang penggunaan sehari-hari, termasuk aktivitas AI, fotografi, video, dan gaming.
Untuk konsumen yang mempertimbangkan penggunaan jangka panjang, Samsung memberikan dukungan pembaruan software dan keamanan hingga 7 generasi.
Galaxy S26 FE juga menjadi perangkat yang memulai pembaruan dari Android 17 dan One UI 9, sehingga pengguna mendapatkan versi software terbaru sejak awal.
Samsung turut memberikan akses Google AI Pro selama enam bulan. Paket tersebut mencakup sejumlah layanan AI Google serta penyimpanan cloud hingga 5 TB selama periode promosi.

Dari sisi desain, Galaxy S26 FE hadir dengan pilihan warna yang menyasar pengguna dengan karakter berbeda.
Samsung menyediakan warna Pistachio sebagai hero color, disusul Blueberry dan Graphite. Pilihan tersebut memberikan alternatif bagi pengguna yang menginginkan tampilan lebih berwarna maupun desain yang lebih konservatif.
Samsung juga meningkatkan pengalaman perpindahan data melalui Smart Switch generasi terbaru.
Pengguna perangkat baru tidak lagi harus memasang aplikasi Smart Switch pada perangkat lama. Proses transfer dapat dimulai dengan memindai QR code yang tersedia pada Galaxy S26 FE.
Proses transfer juga dilakukan secara wireless dan mendukung perpindahan data lintas platform. Selain kontak, foto, video, dan musik, Smart Switch terbaru dapat memindahkan lebih banyak data, termasuk pengaturan jaringan Wi-Fi dan eSIM.
Dengan demikian, pengguna yang sebelumnya menggunakan perangkat dari ekosistem lain diharapkan dapat berpindah ke Galaxy S26 FE dengan proses yang lebih mudah.

Samsung Galaxy S26 FE dipasarkan mulai dari Rp11.999.000 untuk varian 128 GB, sedangkan varian 256 GB dibanderol Rp13.999.000.
Samsung juga membuka program reservation+ dengan deposit Rp100.000. Konsumen yang mengikuti program tersebut akan mendapatkan potongan harga Rp500.000 ketika melakukan pembelian Galaxy S26 FE pada 11 September.