Contact Information

Alamat: Komplek Rumah Susun Petamburan Blok 1 Lantai Dasar, Tanah Abang - Jakpus 10260

We're Available 24/ 7. Call Now.
Bermasalah, Sistem Roblox Keliru Verifikasi Usia Pemain
SHARE:

Technologue.id, Jakarta - Sistem verifikasi usia yang baru diluncurkan Roblox menuai kritik hanya dalam waktu kurang dari sepekan sejak diterapkan. Alih-alih menjadi solusi, sistem ini justru dilaporkan kerap salah mengklasifikasikan pengguna. Wired pada Selasa (13/1) lalu melaporkan bahwa dalam sejumlah kasus, anak-anak diidentifikasi sebagai orang dewasa, sementara orang dewasa justru dianggap sebagai anak-anak.

Pekan lalu, Roblox mulai mewajibkan verifikasi usia bagi pengguna yang ingin mengakses fitur Chat di platformnya. Proses verifikasi ini dilakukan dengan mengirimkan foto selfie untuk memperkirakan usia berdasarkan wajah pengguna atau, bagi pengguna berusia 13 tahun ke atas, secara opsional mengunggah dokumen identitas resmi yang dikeluarkan pemerintah. Setelah proses verifikasi selesai, pengguna hanya dapat chatting dengan pemain lain yang berada dalam kelompok usia yang sama.

Kebijakan ini diambil menyusul meningkatnya laporan tentang predator yang memanfaatkan Roblox untuk merayu anak-anak. Situasi tersebut bahkan telah memicu tuntutan hukum dari negara bagian Louisiana, Texas, dan Kentucky. Di sisi lain, Jaksa Agung Florida juga telah mengeluarkan surat panggilan pidana terkait isu ini.

Dengan tekanan hukum yang terus meningkat, banyak pihak menilai bahwa kelangsungan Roblox sangat bergantung pada keberhasilan sistem verifikasi usia ini. Namun, implementasi awalnya dinilai jauh dari memuaskan. Wired melaporkan kasus seorang pengguna berusia 23 tahun yang salah diidentifikasi sebagai berusia 16–17 tahun. Dalam kasus lain, pengguna berusia 18 tahun justru ditempatkan dalam rentang usia 13–15 tahun.

Masalah juga terjadi sebaliknya. Berbagai video yang beredar secara daring menunjukkan bagaimana anak-anak dapat dengan mudah menipu sistem agar dianggap sebagai orang dewasa. Salah satu video memperlihatkan seorang anak yang menggambar kerutan dan janggut di wajahnya, lalu langsung diklasifikasikan sebagai pengguna berusia 21 tahun ke atas. Video lain menunjukkan seseorang menggunakan foto musisi Kurt Cobain dan tetap berhasil mendapatkan klasifikasi usia dewasa.

Roblox juga mengakui adanya masalah lain, yakni beberapa orang tua melakukan verifikasi usia atas nama anak-anak mereka. Akibatnya, akun anak tersebut ditempatkan dalam kategori usia 21+. Perusahaan menyatakan tengah mengerjakan solusi untuk mengatasi persoalan tersebut dan berjanji akan membagikan pembaruan lebih lanjut dalam waktu dekat.

Dampak kebijakan ini turut dirasakan oleh para developer game di Roblox. Forum pengembang platform tersebut dipenuhi ribuan komentar negatif, dengan banyak di antaranya mendesak agar pembaruan verifikasi usia ini dibatalkan sepenuhnya. Seorang developer bahkan membagikan data yang menunjukkan penurunan signifikan penggunaan fitur obrolan, dari sekitar 90 persen pengguna menjadi hanya 36,5 persen setelah kebijakan diberlakukan.

SHARE: