Contact Information

Alamat: Komplek Rumah Susun Petamburan Blok 1 Lantai Dasar, Tanah Abang - Jakpus 10260

We're Available 24/ 7. Call Now.
Basarnas Kerahkan 11 Kapal dan 300 Personel Cari Jurnalis Hilang
SHARE:

Jakarta, Technologue.id — Badan SAR Nasional (Basarnas) mengerahkan 11 kapal dengan lebih dari 300 personel untuk mencari lima jurnalis serta tiga orang lainnya yang hilang saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau. Operasi pencarian ini menjadi salah satu yang terbesar dalam beberapa waktu terakhir karena melibatkan lintas instansi dan dua kantor SAR sekaligus.

Kepala Basarnas Mohammad Syafii menyampaikan hal tersebut di Pos SAR Pantai Marina Carita, Pandeglang, Banten, Kamis. Ia menjelaskan bahwa operasi pencarian terus mengalami eskalasi sejak hari pertama pelaksanaan. Peningkatan kekuatan ini dilakukan demi mempercepat proses pencarian korban.

"Hari pertama kita melaksanakan di tiga sektor (instansi pemerintah) dengan kekuatan yang ada; hari kedua, kita melaksanakan di lima sektor, dan hari ini kita kembangkan sampai di enam sektor dengan 11 kekuatan kapal, mulai dari KRI, TNI Angkatan Laut, juga kapal dari kepolisian yang cukup besar, dan kapal-kapal yang dimiliki Basarnas maupun teman-teman potensi di wilayah," kata Syafii.

Syafii menambahkan, 11 kapal tersebut beroperasi dengan jumlah personel sekitar lebih dari 300 orang yang terlibat. Jumlah ini belum termasuk dukungan dari unsur pemerintah daerah dan relawan yang turut membantu di lapangan. Sinergi antarinstansi dinilai menjadi kunci utama dalam operasi kali ini.

Sinergi Lintas Instansi di Lokasi Pencarian

Dalam operasi yang berpusat di posko Pantai Marina Carita, seluruh potensi dikerahkan untuk mendukung pencarian. Menurut Syafii, kepolisian, TNI Angkatan Darat, hingga pemerintah daerah memberikan dukungan penuh. Dukungan tersebut disalurkan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat.

Ia juga menegaskan bahwa pemerintah memberikan perhatian khusus agar korban segera ditemukan. Target utamanya adalah mengevakuasi korban dalam kondisi selamat. Karena itu, berbagai upaya maksimal terus dilakukan tanpa henti selama operasi berlangsung.

"Sekarang kekuatan masih tersebar, dan kekuatan ini telah bersinergi di bawah koordinator SAR Mission Coordinator yang dijabat oleh kepala kantor SAR Banten. Operasi ini melibatkan dua kantor SAR yang ada di Banten dan yang ada di Lampung, dengan kekuatan seperti yang tadi saya sampaikan," ucap Syafii.

Koordinasi lintas wilayah ini penting karena lokasi pencarian berada di perairan yang berbatasan langsung antara Banten dan Lampung. Dua kantor SAR tersebut bekerja sama membagi area pencarian agar lebih efektif. Pembagian sektor dilakukan berdasarkan pertimbangan arus laut dan kondisi cuaca setempat.

Imbauan Informasi Resmi dari Posko SAR

Syafii mengimbau masyarakat untuk mengakses informasi resmi dari posko SAR. Posko tersebut akan melaksanakan rapat koordinasi pada pagi hari dan evaluasi pada sore hari. Hasil rapat inilah yang nantinya menjadi sumber informasi resmi bagi publik.

"Karena itu, kita mengharapkan informasi-informasi nanti yang akan disampaikan, itu menjadi informasi yang resmi disampaikan oleh pemerintah," tuturnya. Imbauan ini penting agar masyarakat tidak terjebak informasi keliru yang beredar di media sosial. Informasi yang tidak terverifikasi dikhawatirkan mengganggu proses pencarian dan menimbulkan kepanikan.

Operasi pencarian terhadap lima jurnalis dan tiga orang lainnya ini menarik perhatian publik luas. Profesi jurnalis yang sedang menjalankan tugas liputan menjadi sorotan tersendiri. Solidaritas dari berbagai kalangan pun bermunculan untuk mendukung kelancaran evakuasi.

Basarnas memastikan operasi pencarian jurnalis dioptimalkan selama satu pekan ke depan. Tenggat waktu tersebut menjadi acuan dalam menyusun strategi dan rotasi personel di lapangan. Dengan 11 kapal dan lebih dari 300 personel, harapan agar korban segera ditemukan tetap terjaga.

Bagi masyarakat yang membutuhkan layanan darurat selama periode libur panjang, informasi kontak penting bisa menjadi rujukan. Daftar nomor telepon darurat Indonesia dapat diakses melalui Nomor Telepon Darurat yang telah disediakan. Selain itu, referensi serupa juga tersedia pada Daftar Darurat 2025 untuk kebutuhan mendesak lainnya.

Perhatian publik terhadap operasi SAR juga diwarnai sorotan terhadap isu lain di Tanah Air. Salah satunya adalah kasus yang mencuat terkait Mobil Mewah Ponpes yang sempat menjadi perbincangan hangat. Isu tersebut menunjukkan bagaimana perhatian masyarakat terbagi antara berbagai peristiwa yang sedang terjadi.

Kendati demikian, fokus utama Basarnas tetap pada pencarian korban hilang di perairan Anak Krakatau. Setiap kapal yang dikerahkan memiliki peran spesifik sesuai kondisi medan. Kapal besar milik kepolisian dan TNI AL digunakan untuk menjangkau area yang lebih luas, sementara kapal Basarnas bergerak di titik-titik yang lebih detail.

Dengan kekuatan yang terus ditambah, Basarnas optimistis proses pencarian dapat berjalan maksimal. Seluruh personel yang terlibat bekerja dalam koordinasi ketat di bawah SAR Mission Coordinator. Masyarakat pun diharapkan terus memantau informasi resmi dari posko agar tidak salah menerima kabar.

SHARE:

Keterbatasan Waktu Bukan Alasan: Strategi Olahraga Konsisten Lewat AI

Ramalan 12 Shio 11 September 2026: Siapa Paling Beruntung?