Contact Information

Alamat: Komplek Rumah Susun Petamburan Blok 1 Lantai Dasar, Tanah Abang - Jakpus 10260

We're Available 24/ 7. Call Now.
Apple Tambal Celah Keamanan Hide My Email
SHARE:

Technologue.id, Jakarta – Apple dilaporkan telah menutup celah keamanan pada fitur Hide My Email yang tersedia untuk pelanggan iCloud+, setelah ditemukan kerentanan yang memungkinkan alamat email asli pengguna terungkap. Meski perusahaan mengklaim masalah tersebut telah diperbaiki, sejumlah peneliti keamanan menilai risiko terhadap privasi pengguna belum sepenuhnya hilang.

Laporan dari 404 Media mengungkapkan bahwa Apple merilis patch pada 3 Juli 2026 untuk mengatasi kerentanan tersebut. Fitur Hide My Email sendiri diperkenalkan pada 2021 sebagai bagian dari layanan iCloud+, memungkinkan pengguna membuat alamat email acak atau alias agar alamat email utama mereka tetap tersembunyi saat mendaftar ke aplikasi, situs web, maupun layanan daring.

Sebelum pembaruan dirilis, peneliti menemukan bahwa alamat email asli pengguna dapat diketahui melalui mekanisme tertentu.

Menurut laporan tersebut, seseorang dapat mengirimkan email ke alamat alias Hide My Email yang kemudian ditolak sebagai spam. Dalam kondisi tertentu, proses penolakan email tersebut justru dapat mengungkap alamat email asli yang seharusnya tetap dirahasiakan.

Apple menyatakan bahwa mekanisme tersebut kini telah diperbaiki sehingga metode tersebut tidak lagi dapat digunakan untuk mengungkap identitas pengguna.

Meski demikian, Tyler Murphy, salah satu pendiri EasyOptOuts yang pertama kali mengungkap kerentanan tersebut kepada 404 Media, menilai masih ada potensi risiko bagi pengguna.

Menurut Murphy, meskipun penyebab utama kebocoran telah diperbaiki, kemungkinan alamat email tersembunyi yang dibuat sebelum 7 Juli 2026 telah terekam dalam log transfer email milik pihak ketiga.

Artinya, apabila data tersebut sebelumnya sempat tercatat di server atau sistem pengelolaan email lain, alamat email asli pengguna berpotensi masih dapat ditemukan melalui arsip log yang tersimpan.

Murphy pertama kali melaporkan kerentanan tersebut kepada Apple pada Juni 2025.

Apple kemudian melakukan investigasi dan sempat menginformasikan bahwa masalah telah diperbaiki. Namun setelah Murphy masih berhasil menemukan cara untuk mengungkap alamat email tersembunyi, perusahaan kembali membuka penyelidikan terhadap laporan tersebut.

Setelah menilai kerentanan belum mendapatkan penanganan yang memadai, Murphy akhirnya membagikan temuannya kepada 404 Media, yang kemudian mempublikasikan investigasi mengenai celah keamanan tersebut pada awal Juli.

Laporan itu juga menyebut Apple telah mengetahui keberadaan kerentanan tersebut setidaknya selama satu tahun sebelum akhirnya merilis pembaruan keamanan.

SHARE:

Hexnode Gandeng Ingram Micro Perkuat Keamanan Endpoint Enterprise

Era AI Tingkatkan Ancaman Siber, Perusahaan Diminta Perkuat Perlindungan Endpoint