Contact Information

Alamat: Komplek Rumah Susun Petamburan Blok 1 Lantai Dasar, Tanah Abang - Jakpus 10260

We're Available 24/ 7. Call Now.
Apple Siapkan Fitur Anti-Jambret iPhone, Ponsel Terkunci Otomatis
SHARE:

Jakarta – Apple dikabarkan tengah mengembangkan fitur keamanan baru untuk iPhone yang dirancang khusus menghadapi maraknya aksi pencurian ponsel di ruang publik. Teknologi tersebut disebut mampu mendeteksi ketika iPhone dirampas secara tiba-tiba dan langsung mengunci perangkat secara otomatis.

Laporan tersebut pertama kali diungkap oleh media teknologi 9to5Mac yang menyebut Apple sedang mengembangkan sistem berbasis sensor gerak. Sistem ini akan mengenali pola khas aksi penjambretan ponsel di jalanan.

Fitur keamanan baru ini memanfaatkan teknologi yang sudah tersedia di iPhone, termasuk accelerometer. Ada juga kemungkinan integrasi dengan perangkat wearable seperti Apple Watch untuk meningkatkan akurasi deteksi.

Sistem akan menganalisis gerakan mendadak yang identik dengan aksi perampasan. Setelah terdeteksi, perangkat akan secara otomatis mengaktifkan penguncian untuk melindungi data pengguna.

Langkah ini dinilai sebagai respons Apple terhadap meningkatnya kasus pencurian smartphone di berbagai kota besar dunia. Modus yang sering terjadi adalah pelaku menggunakan sepeda motor untuk merampas ponsel langsung dari tangan pengguna.

Ponsel yang masih dalam kondisi terbuka atau unlocked memiliki nilai lebih tinggi di pasar gelap. Perangkat yang belum terkunci juga memungkinkan pelaku mengakses data pribadi korban dengan mudah.

Laporan Wired sebelumnya menyebut perangkat unlocked dapat bernilai hingga 1.000 dolar AS di tangan pelaku pencurian. Angka ini jauh lebih tinggi dibanding perangkat yang terkunci dan tidak bisa diakses.

Risiko terbesar bukan hanya kehilangan perangkat, tetapi juga akses terhadap aplikasi perbankan. Data akun digital, informasi pribadi, hingga data sensitif pengguna bisa disalahgunakan oleh pelaku kejahatan.

Karena itu, fitur anti-jambret otomatis dinilai bisa menjadi lapisan keamanan tambahan yang penting. Teknologi ini berpotensi mengurangi potensi penyalahgunaan data setelah perangkat dicuri dari tangan korban.

Jika benar diluncurkan, fitur tersebut akan melengkapi berbagai sistem perlindungan perangkat curian yang selama ini sudah tersedia di ekosistem Apple. Saat ini, Apple telah memiliki fitur Activation Lock yang mencegah perangkat dihapus tanpa akun asli pemiliknya.

Aplikasi Find My memungkinkan pengguna melacak lokasi perangkat yang hilang atau dicuri. Apple juga sudah menerapkan fitur keamanan biometrik seperti Face ID dan Touch ID untuk perlindungan tambahan.

Apple juga memiliki Security Delay yang mengharuskan verifikasi tambahan. Fitur ini memberikan jeda waktu tertentu sebelum pengguna bisa mengubah kata sandi penting atau pengaturan keamanan utama perangkat.

Kombinasi fitur-fitur tersebut membuat iPhone menjadi salah satu perangkat dengan sistem keamanan paling ketat di industri smartphone. Perlindungan berlapis ini menjadi nilai jual utama bagi pengguna yang peduli keamanan data.

Hingga kini Apple belum memberikan konfirmasi resmi terkait fitur anti-jambret tersebut. Namun sejumlah analis memperkirakan teknologi itu bisa diperkenalkan dalam ajang Worldwide Developers Conference (WWDC) 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 8–12 Juni mendatang.

WWDC biasanya menjadi panggung utama Apple untuk memperkenalkan sistem operasi iOS terbaru. Berbagai fitur keamanan dan pembaruan teknologi untuk iPhone, iPad, Mac, hingga perangkat wearable mereka juga diumumkan di acara ini.

Jika benar diumumkan tahun ini, fitur anti-jambret otomatis tersebut diperkirakan akan menjadi bagian dari pembaruan iOS generasi terbaru. Fokus utamanya adalah perlindungan data pengguna di tengah meningkatnya ancaman keamanan digital dan pencurian perangkat mobile.

Pengembangan teknologi keamanan berbasis sensor gerak juga memperlihatkan bagaimana produsen smartphone mulai memanfaatkan kecerdasan perangkat. Sistem ini mampu mengenali situasi berbahaya secara real-time, bukan hanya mengandalkan kata sandi atau autentikasi biometrik semata.

Untuk informasi lebih lanjut tentang keamanan data ponsel, Anda bisa membaca artikel tentang lindungi data ponsel dari ancaman siber. Selain itu, waspadai juga malware Chameleon yang bisa mencuri PIN m-banking Anda.

SHARE:

Xiaomi 17T Series Siap Pamer Telefoto Leica 5x untuk Semua Varian

Suara dan Rupa Stan Lee "Dihidupkan Kembali" Lewat AI