Contact Information

Alamat: Komplek Rumah Susun Petamburan Blok 1 Lantai Dasar, Tanah Abang - Jakpus 10260

We're Available 24/ 7. Call Now.
Apple Luncurkan M6 dan M5 Ultra untuk Komputasi Profesional Lebih Kencang
SHARE:

 Technologue.id, Jakarta – Apple resmi mengumumkan dua chip seri-M terbarunya, yakni Apple M6 dan M5 Ultra. Keduanya dirancang untuk pengguna profesional yang membutuhkan performa tinggi untuk menjalankan berbagai pekerjaan berat di macOS, mulai dari pemodelan AI, rendering 3D, hingga penyuntingan video kompleks.

Kehadiran kedua chip ini sekaligus memperluas lini chip Apple untuk perangkat Mac, dengan M6 menyasar kebutuhan komputasi generasi terbaru, sementara M5 Ultra diposisikan sebagai solusi dengan performa tertinggi untuk pengguna profesional.

Apple M6

Apple M6 menjadi salah satu chip terbaru perusahaan yang dibuat menggunakan proses fabrikasi 2nm. Teknologi ini memungkinkan Apple menempatkan lebih banyak transistor dalam ukuran die yang lebih kecil, sekaligus meningkatkan efisiensi daya.

Chip tersebut membawa CPU 12-inti, atau dua inti lebih banyak dibandingkan M5. Konfigurasinya terdiri dari dua inti super, empat inti performa, dan enam inti efisiensi.

Apple mengklaim M6 menawarkan performa single-thread tercepat di dunia. Untuk performa multi-thread, M6 disebut mampu mencapai kecepatan hingga 1,2 kali lebih tinggi dibandingkan M5 dan 2,4 kali lebih tinggi dibandingkan M1.

Pada sektor grafis, M6 dibekali GPU 12-inti. Setiap unit GPU dilengkapi Neural Accelerator yang dirancang untuk mempercepat beban kerja AI.

Berdasarkan pengujian internal Apple, M6 mampu memberikan performa hingga 30 persen lebih cepat dibandingkan M5 dalam komputasi AI GPU puncak. Jika dibandingkan dengan M1, performanya diklaim mencapai 8 kali lebih tinggi.

GPU M6 juga mendukung hardware-accelerated ray tracing dan teknologi Dynamic Caching, yang membantu mengoptimalkan penggunaan sumber daya grafis sesuai kebutuhan aplikasi.

Apple turut memperbarui kemampuan AI pada M6 melalui Neural Engine 16-inti ganda. Kemampuan komputasi puncaknya diklaim mencapai dua kali lipat dibandingkan M5, khususnya untuk menjalankan alur kerja AI secara langsung di perangkat (on-device).

Dari sisi memori, M6 mendukung unified memory hingga 32GB dengan bandwidth mencapai 170GB per detik.

Apple M6 akan menjadi salah satu chip yang digunakan pada Mac mini terbaru, yang ditujukan bagi pengguna yang membutuhkan perangkat ringkas dengan kemampuan komputasi tinggi.

M5 Ultra

Selain M6, Apple juga memperkenalkan M5 Ultra sebagai chip yang ditujukan untuk kebutuhan komputasi profesional dengan beban kerja ekstrem.

Apple menggunakan pendekatan dual-die seperti pada chip Ultra generasi sebelumnya dengan menghubungkan dua chip M5 Max melalui teknologi interkoneksi UltraFusion. Namun, M5 Ultra membawa pendekatan yang lebih besar dengan arsitektur quad-die, menjadikannya chip seri-M pertama Apple yang menggunakan empat die.

Apple menyebut M5 Ultra sebagai chip paling bertenaga yang pernah mereka buat.

M5 Ultra dapat dikonfigurasi dengan CPU hingga 36 inti, yang terdiri dari 12 inti super dan 24 inti performa. Apple mengklaim performa single-threaded M5 Ultra mencapai 1,25 kali lebih tinggi, sedangkan performa multi-threaded mencapai 1,3 kali lebih tinggi dibandingkan M3 Ultra.

Untuk grafis, jumlah GPU M5 Ultra dapat dikonfigurasi hingga 80 inti, sementara Neural Engine-nya mencapai 32 inti.

Apple mengklaim M5 Ultra mampu menghasilkan performa komputasi AI puncak hingga 4,3 kali lebih tinggi dibandingkan M3 Ultra.

Kemampuan multimedia juga menjadi salah satu keunggulan M5 Ultra. Apple menggandakan jumlah blok khusus untuk enkripsi dan dekripsi video pada chip tersebut.

Dengan konfigurasi tersebut, M5 Ultra diklaim mampu menangani hingga 33 stream video ProRes 8K pada 30fps secara bersamaan.

Kemampuan ini membuat M5 Ultra menyasar profesional yang bekerja dengan produksi video beresolusi tinggi, efek visual, animasi, rendering 3D, hingga pengembangan dan pemodelan AI yang membutuhkan sumber daya komputasi besar.

Untuk kapasitas memori, M5 Ultra mendukung unified memory hingga 512GB, dengan bandwidth mencapai 1,2TB per detik.

Chip tersebut akan debut pada Mac Studio terbaru, yang diposisikan Apple sebagai perangkat untuk pengguna profesional dengan kebutuhan komputasi ekstrem.

SHARE:

Meluncur September, Xiaomi 18 Fold Bawa Chipset Xring O3 yang Diklaim Lebih Kencang

Bocoran Spesifikasi vivo X500 Series, Bawa Kamera ZEISS dan Video 4K 240fps