Jakarta, Technologue.id — Aktris JAV Jepang Karin Kitaoka membagikan pengalaman kurang menyenangkan saat berlibur di Disneyland. Ia mengaku terganggu oleh ulah seorang pengunjung yang berulang kali membicarakan profesinya dengan suara keras ketika ia sedang mengantre wahana.
Insiden tersebut membuat Kitaoka merasa tidak nyaman selama berada di taman hiburan. Cerita ini kemudian menjadi perbincangan di kalangan penggemar industri hiburan dewasa Jepang.
Menurut keterangan yang beredar, pengunjung tersebut terus mengulang pembicaraan soal profesinya tanpa memedulikan situasi di sekitarnya. Sikap itu dinilai tidak sopan karena dilakukan di ruang publik yang ramai keluarga dan anak-anak.
Kitaoka sendiri dikenal sebagai salah satu aktris yang cukup aktif membangun kedekatan dengan penggemar. Ia kerap berbagi momen keseharian, termasuk saat ingin menikmati waktu libur seperti pengunjung lain.
Pengalaman ini menyoroti persoalan batas privasi figur publik di ruang publik. Selebritas, termasuk mereka yang berkarier di industri hiburan dewasa, tetap berhak menikmati waktu pribadi tanpa diganggu.
Baca Juga:
Industri JAV memang kerap menjadi sorotan karena dinamikanya yang unik dibanding industri hiburan lain. Seperti halnya Keunikan Industri JAV, tekanan sosial terhadap para aktrisnya juga menjadi bagian yang jarang dibahas.
Banyak aktris di industri ini memiliki latar belakang beragam sebelum terjun ke dunia hiburan. Sejumlah di antaranya bahkan berasal dari kalangan akademik, seperti yang diulas dalam artikel Latar Pendidikan Tinggi.
Selain itu, ada pula kisah-kisah personal yang menunjukkan sisi lain kehidupan para aktris. Salah satunya kisah Hono Watanabe yang berasal dari keluarga dokter.
Ada juga cerita Mika Azuma yang memilih menekuni profesi ini setelah melalui masa sulit dalam hidupnya. Kisah semacam ini memperlihatkan bahwa di balik profesi mereka, para aktris tetap individu dengan cerita pribadi.
Kasus yang dialami Kitaoka menegaskan pentingnya etika ketika bertemu figur publik di tempat umum. Menegur atau menyapa dengan sopan tentu berbeda dengan membicarakan hal sensitif secara terang-terangan.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola Disneyland terkait insiden tersebut. Kitaoka sendiri dilaporkan hanya ingin menikmati liburannya seperti pengunjung lainnya.