Contact Information

Alamat: Komplek Rumah Susun Petamburan Blok 1 Lantai Dasar, Tanah Abang - Jakpus 10260

We're Available 24/ 7. Call Now.
6 Tips Perawatan Mobil Saat Cuaca Ekstrem dan Hujan Deras
SHARE:

Technologue.id — Kondisi cuaca di berbagai wilayah Indonesia belakangan ini terbilang sangat tidak menentu. Perubahan situasi dari panas terik menjadi hujan ekstrem dapat terjadi dalam waktu singkat.

Fenomena alam ini menghadirkan tantangan serius bagi para pengemudi di jalan raya. Hujan deras sering kali disertai angin kencang yang mengganggu stabilitas kendaraan saat melaju.

Jalanan yang menjadi licin turut meningkatkan risiko kecelakaan jika pengemudi kurang waspada. Situasi tersebut menuntut pemilik kendaraan untuk melakukan langkah antisipasi yang tepat.

Perawatan rutin menjadi kunci utama agar mobil tetap prima dalam segala kondisi. Mobil yang kurang terawat berisiko mengalami gangguan teknis di tengah perjalanan.

Risiko mogok atau kerusakan komponen vital akan semakin besar saat cuaca memburuk. Oleh karena itu, pengecekan menyeluruh sangat diperlukan demi keselamatan dan kenyamanan berkendara.

Berikut adalah enam langkah perawatan mobil yang wajib dilakukan saat musim hujan. Panduan ini dirangkum untuk membantu Anda menghadapi cuaca ekstrem dengan lebih aman.

1. Segera Cuci Mobil Setelah Terkena Hujan

Langkah pertama yang sering diabaikan adalah mencuci mobil sesaat setelah terkena air hujan. Air hujan memiliki sifat asam yang cukup tinggi dan berbahaya bagi cat mobil.

Zat asam tersebut dapat memicu munculnya water spot atau bercak air pada bodi. Jika dibiarkan mengering, bercak ini akan sulit dihilangkan dan merusak estetika kendaraan.

Selain bodi, kaca mobil juga rentan berjamur akibat sisa air hujan yang mengering. Jamur pada kaca dapat mengganggu visibilitas pengemudi, terutama saat malam hari.

Dampak paling buruk dari membiarkan mobil kotor adalah percepatan proses korosi atau karat. Menjaga kebersihan eksterior sama pentingnya dengan memikirkan Biaya Perawatan kendaraan.

Mobil yang rutin dicuci akan lebih mudah dirawat dalam jangka panjang. Kondisi cat yang terjaga tentu akan mempertahankan nilai jual kendaraan di masa depan.

2. Pastikan Komponen Wiper Berfungsi Optimal

Wiper memegang peranan sangat krusial saat berkendara di tengah guyuran hujan deras. Komponen ini bertugas menyapu air agar pandangan pengemudi ke jalan tetap jernih.

Pemilik mobil wajib memeriksa kondisi karet wiper secara berkala sebelum berkendara. Pastikan tekstur karet masih lentur, lembut, dan tidak mengalami getas atau retak.

Pemeriksaan ini berlaku untuk wiper kaca depan maupun wiper belakang pada jenis tertentu. Mobil tipe hatchback, SUV, dan MPV biasanya sangat bergantung pada wiper belakang.

Selain karet, jangan lupa untuk memeriksa ketersediaan air washer pada tabung penampungan. Air washer membantu membersihkan kotoran membandel yang menempel pada permukaan kaca mobil.

Kaca yang kotor tanpa bantuan washer akan sangat mengganggu pandangan pengemudi. Hal ini berpotensi menimbulkan bahaya fatal saat melaju di jalan basah.

3. Periksa Kondisi Mesin Secara Menyeluruh

Mobil yang mogok di tengah hujan lebat merupakan mimpi buruk bagi setiap pengemudi. Mencegah hal ini memerlukan pemeriksaan mendetail pada sektor dapur pacu kendaraan.

Pastikan seluruh komponen kelistrikan di ruang mesin dalam kondisi tertutup rapat dan aman. Periksa kabel busi dan kabel aki untuk memastikan tidak ada kebocoran arus.

Cek juga rumah saringan udara agar tidak ada celah bagi air untuk masuk. Air yang masuk ke ruang bakar dapat menyebabkan kerusakan fatal pada mesin.

Pemilik kendaraan juga disarankan memanfaatkan Layanan Perawatan di bengkel resmi. Pengecekan profesional dapat mendeteksi potensi masalah yang mungkin terlewat oleh pengamatan awam.

Jangan lupa untuk memeriksa volume oli mesin, air radiator, dan minyak rem. Pastikan seluruh cairan berada pada level yang dianjurkan agar mesin bekerja optimal.

4. Waspadai Kondisi dan Tekanan Ban

Ban adalah satu-satunya komponen mobil yang bersentuhan langsung dengan permukaan aspal jalan. Kondisi ban sangat menentukan keselamatan berkendara, terutama saat melintasi genangan air.

Pastikan alur atau kembang ban masih tebal dan belum menyentuh batas keausan (TWI). Alur yang dalam berfungsi memecah air untuk mencegah terjadinya aquaplaning saat melaju.

Aquaplaning adalah kondisi ban kehilangan traksi karena terangkat oleh lapisan air. Fenomena ini membuat mobil sulit dikendalikan dan bisa tergelincir sewaktu-waktu.

Periksa tekanan angin ban sesuai rekomendasi pabrikan, termasuk pada ban serep. Tekanan angin yang pas membantu ban menapak sempurna dan menjaga stabilitas kendaraan.

Lakukan spooring dan balancing secara berkala untuk menjaga performa kaki-kaki mobil. Rotasi ban juga disarankan agar tingkat keausan ban merata di semua sisi.

5. Jaga Kinerja Sistem Pengereman

Jalanan yang basah dan licin otomatis akan menurunkan performa pengereman kendaraan. Jarak pengereman akan menjadi lebih panjang dibandingkan saat kondisi jalan kering.

Pastikan sistem rem berfungsi dengan baik dan tidak ada kendala teknis. Periksa ketebalan kampas rem dan pastikan piringan cakram dalam kondisi rata.

Cek volume minyak rem dalam tabung reservoir dan pastikan tidak berkurang drastis. Penurunan minyak rem bisa mengindikasikan kebocoran atau kampas rem yang mulai tipis.

Inovasi teknologi terkini bahkan memungkinkan mobil listrik melaju Tanpa Rem belakang konvensional. Namun, bagi mobil konvensional, perawatan sistem rem mekanis tetap menjadi prioritas utama.

Pengemudi disarankan untuk mengurangi kecepatan saat hujan turun demi keamanan bersama. Selalu jaga jarak aman dengan kendaraan di depan untuk mengantisipasi pengereman mendadak.

6. Pastikan AC Berfungsi dengan Baik

Banyak orang mengira AC tidak terlalu dibutuhkan saat udara di luar dingin karena hujan. Padahal, AC memiliki fungsi vital untuk menjaga visibilitas pengemudi dari dalam kabin.

Suhu kabin yang lebih hangat dari suhu luar akan menyebabkan kaca berembun. Embun ini akan menghalangi pandangan dan sangat berbahaya jika tidak segera dihilangkan.

Menyalakan AC membantu menyamakan suhu dan menghilangkan kelembapan di dalam kabin mobil. Hal ini efektif mencegah kaca mobil berkabut saat hujan deras turun.

Pastikan kompresor dan freon AC bekerja normal sebelum memulai perjalanan jauh. Sistem pendingin yang sehat menjamin kenyamanan dan keamanan seluruh penumpang di dalamnya.

Dengan menerapkan keenam langkah ini, risiko kecelakaan dapat diminimalisir secara signifikan. Perawatan rutin adalah investasi terbaik untuk keselamatan Anda dan keluarga tercinta.

SHARE:

Lenovo dan Motorola Perkenalkan Qira, Ekosistem AI Terpadu Lintas Perangkat

GameSir Swift Drive Bawa Sensasi Sim-Racing ke Genggaman Gamepad